Tahun Depan Seluruh Desa di Muratara Terang Benderang

MURATARA – Harapan seluruh masyarakat Kabupaten Musi Rawas Utara untuk menikmati listrik bakal terealisasi pada 2018 tahun depan.

Kepastian ini setelah Bupati Musi Rawas Utara, H. Syarif Hidayat menyerahkan hibah barang inventaris (tanah) milik Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara kepada PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Selatan, yang diwakili Manager Hukum Komunikasi dan Pertanahan, I Ketut Darpa di Kantor Bupati Muratara, Kamis (14/12).

Sekretaris Daerah, H. Abdullah Makcik melalui Kabag Tapem, Firdaus mengatakan penyerahan sertifikat tanah dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani kedua institusi dan dibuat dalam rangkap dua.

Dasar berita acara serah terima barang itu menurutnya yakni naskah perjanjian hibah daerah antara Pemkab Muratara dan PT PLN (Persero) unit pembangunan Sumatera Bagian Selatan tentang hibah barang inventaris tanah milik Pemkab Muratara kepada PT PLN unit pembangunan Sumatera Bagian Selatan Nomor: 028/082/V/BKD/2017.

“Luasnya 3.39 hektar berlokasi di Desa Lubuk Rumbay baru, telah bersertifikat hak milik nomor 04010007018040000020,”jelas Firdaus.

Dia berharap dengan telah diserahkan hibah tanah tersebut, Gardu Induk segera dibangun di awal tahun 2018.Sehingga kedepannya kebutuhan listrik di 82 desa dan 7 kelurahan akan terpenuhi.

“Kita terima kasih kepada semua pihak, harapan kita Muratara terang benderang akan terwujud, “katanya.

Sementara Bupati Musi Rawas Utara, H Syarif Hidayat mengatakan, dengan telah diserah terimakan sertifikat tanah untuk gardu induk ini, artinya pembangunan gardu induk akan dibangun di tahun 2018 ini. Apalagi pihak PT PLN Persero menyatakan akan melaksanakan peletakan batu pertama awal tahun 2018 ini.

“Insya Allah sesuai harapan kita semua dalam memenuhi kebutuhan dasar di Kabupaten Muratara, mewujudkan Muratara bangkit yang sesungguhnya,”kata H. Syarif Hidayat.

Ditambahkan H. Syarif Hidayat, tekhnisnya selesai pembangunan GI jaringan listrik akan dialiri melalui GI di Sorolangun Jambi. Sebab beban listrik melalui GI Lubuklinggau sudah maksimal.

Orang nomer satu di Bumi Beselang Serundingan ini menyatakan dengan adanya GI ini tentunya perekonomian di Kabupaten Muratara akan meningkat. Para investorpun menurutnya akan berdatangan ke Kabupaten Muratara, yakni perhotelan, perbankan, akan tumbuh dengan sendirinya. Begitu juga masyarakat dapat menikmati listrik dengan baik hingga ke desa-desa terpencil sekalipun.

“Insya Allah 100 persen desa di Kabupaten Muratara teraliri listrik,”harap Bupati.

Terpisah Manager Hukum Komunikasi dan Pertanahan PT PLN Persero Sumatra Bagian Selatan, I Ketut Darpa menjanjikan peletakan batu pertama akan di laksanakan bulan januari 2018 minggu pertama .

“Insya Allah pak General Manager langsung yang akan datang peletakkan batu pertama bersama pak Bupati, “katanya. (firman)