Lagi, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Sandang Predikat “B” Penilaian SAKIP

MUSIRAWAS – Untuk ketiga kalinya Pemerintah Kabupaten Musi Rawas menyandang predikat B dalam penenilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2017, setelah sebelumnya pada 2015 dan 2016, meraih predikat yang sama.
Informasi Pemerintah Kabupaten Musi Rawas meraih predikat B pada penilaian SAKIP itu setelah Inspektur Kabupaten Musi Rawas Alexander Akbar, disaksikan Bupati H Hendra Gunawan menerima langsung Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja pada Pemerintah Kabupaten/Kota dan Provinsi oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur, di Hotel Radisson Kota Batam, Kamis (25/01).
Dikatakan Menteri PAN dan RB, Asman Abnur, predikat B ini merupakan bukti Pemerintah Daerah telah menjalankan fungsinya dengan baik sesuai yang dianjurkan, meskipun ada beberapa hal yang harus diperbaiki.
Asman melanjutkan, pihaknya menargetkan mulai tahun 2018 akan terus melakukan pendampingan dan membimbing pemerintah daerah agar terus meningkatkan prestasi dengan meraih rata-rata predikat B.
“Kedepan kita berharap seluruh daerah minimal dapat meraih predikat B , dan jika nanti masih ada yang masih berpredikat dibawah B, dapat dikatakan daerah tersebut gagal,” katanya.
Untuk itu dia mengharapkan kepada seluruh kabupaten dan kota , baik bupati, walikota, dan Sekretaris Daerah untuk lebih fokus dan serius lagi memberikan perhatian guna terwujudnya tatakelola pemerintahan yang baik dan berorientasi.
Diketahui hasil dari hasil penilaian masih terdapat 57 Kabupaten/Kota dengan predikat CC, 43 Kabupaten/Kota dengan predikat C, dan tidak ada predikat D.
Khusus di Provinsi Sumatera Selatan, baru 5 daerah yang telah mencapai predikat B, yaitu Kabupaten Musi Rawas, Lahat, Musi Banyuasin, Kota Palembang dan Lubuklinggau. Sementara Provinsi Sumatera Selatan meraih Predikat A.
Hasil evaluasi SAKIP tahun 2017 khususnya di Wilayah I ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata nilai evaluasi pada kabupaten/kota menjadi sebesar 54,43 meningkat 4,56 poin dari tahun 2016 yaitu sebesar 49,87.
Hal baik yang diproleh tahun ini di Wilayah I, rata-rata nilai hasil evaluasi SAKIP kabupaten/kota di atas nilai 50, yang artinya berada pada kategori CC. Namun demikian, 102 kabupaten/kota atau 58,62% dari total seluruh kabupaten/kota di Wilayah I masih mendapat nilai di bawah B. Serta juga terdapat 62 Kabupaten/Kota dengan predikat B.
Menteri Asman juga mengapresiasi kabupaten /kota yang telah melakukan upaya-upaya perbaikan nyata bagi peningkatan efisiensi birokrasi, sehingga terdapat satu Pemerintah Kota yang berpredikat “A” dan sembilan Kabupaten/Kota berpredikat “BB”.
Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan pada kesempatan tersebut merasa berbangga dengan prestasi yang masih diraih.
Predikat “B” yang diraih Pemerintah Kabupaten Musi Rawas lanjut Hendra, bearti hampir memenuhi harapan.
Dia selaku bupati akan terus berusaha dan mengoordinasikan kepada seluruh OPD dan ASN agar terus meningkatkan prestasi penilaian ini sehingga dapat menyandang predikat “A”.
Untuk mencapai predikat maksimal ini, kanjut bupati, bukan perkara mudah, karena harus didukung oleh seluruh Aparatur Negeri Sipil (ASN) dan pejabat di OPD yang ada. Tentu dengan semangat AK5 (Ayo Kerja Kerja Kerja Kerja dan Kerja) dan dengan niat yang tulus dan iklas maka dirinya memastikan prestasi ini terus dapat ditingkatkan dan kesempurnaan akan dapat terwujud.( rilis Diskominfo/fir)