Aniaya Adik Nasabah, Karyawan Koperasi Diringkus

TUGUMULYO- Dua Karyawan koperasi RMJ Lubuklinggau, Zon Frendi Fransisko (18) dan Harry Silalahi (24) diamankan personil Polsek Tugumulyo, lantaran diduga menganiaya adik nasabah koperasi tempatnya bekerja.
Keduanya ditangkap Jumat (26/01) sekitar pukul 17.00 wib atas tuduhan melakukan tindak pidana pengeroyokan dan atau kekerasan terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 170 KUHPidana dan atau Pasal 76C Jo Pasal 80 Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas Undang-Undang RI No.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.
Penangkapan terhadap dua karyawan koperasi yang bergerak dibidang simpan pinjam ini berdasarkan laporan korban Deden Nuryan Sadewa dengan LP/B-04/I/2018/SUMSEL/Res.Mura/Sek. Tgm tgl 17 Januari 2018.
Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Tugumulyo, AKP Dedi Purma Jaya, Sabtu, (27/01) mengatakan, peristiwa pengeroyokan dilakukan dua karyawan koperasi ini terjadi 10 hari lalu, Rabu ( 17 /01) sekitar pukul 17.00 Wib di teras rumah korban Dusun 01, Desa Triwikaton, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas.
Pengeroyokan bermula para pelaku mendatangi rumah korban dengan mengendarai sepeda motor. Sesampai di rumah korban, pelaku menanyakan kakak perempuan korban bernama Dewi untuk menagih tagihan nasabah pinjaman koperasi RMJ.
Namun saat itu Dewi tidak berada di rumah, karena sedang pergi ke Curup tempat suaminya.
Para pelaku tidak percaya penjelasan korban dan memaksa serta terus bertanya kepada korban agar memberitahu keberadaan Dewi.
Salah seorang pelaku pun langsung marah – marah.Merasa tidak senang dimarah pelaku, lalu korban langsung seperti akan mengajak pelaku berkelahi.
Melihat hal tersebut salah seorang pelaku langsung menendang pelaku dan mengenai perut bagian kiri.
Akhirnya antara korban dan pelaku pun terlibat perkelahian.
Melihat rekannya terlibat perkelahian, Frendi awalnya berusaha meleraikan perkelahian tersebut.Namun apesnya, saat dia melerai malah terkena pukulan dari korban dan mengenai kepala.Kesal kepalanya kena pukulan, Frendi langsung mengambil helm sepeda motor temannya yang berada dilantai teras rumah korban yang kemudian digunakan untuk memukul bagian samping kiri kepala korban.
Tak lama kemudian, warga dan tetangga sekitar rumah korban datang dan melerai perkelahian tak seimbang tersebut.
Oleh warga, akhirnya para pelaku disuruh pergi dari tempat kejadian.
Tidak terima atas perlakuan dua karyawan koperasi tersebut, korban yang merupakan pelajar Madrasah Aliyah Al Muhajirin Tugumulyo ini, didampingi keluarganya melaporkan kejadian pengeroyokan dan kekerasan terhadap anak tersebut ke Polsek Tugumulyo, dan menuntut para pelaku diproses sesua ihukum berlaku.
“Akibat pengeroyokan tersebut, korban menderita luka memar dan benjol dibagian atas kiri kepala, luka gores di perut bagian kiri, luka memar di kaki sebelah kiri, luka memar pada punggung tangan kiri, luka gores di jari kelingking kiri,” katanya.
Setelah itu korban dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan pengobatan dan perawatan.
Berdasarkan laporan itu jelas Kapolsek Dedi, pihaknya langsung memeriksa saksi -saksi, mengecek ke TKP dan meminta korban melakukan visum.
Penangkapan terhadap pelaku jelas AKP Dedi,
setelah pihaknya melakukan penyelidikan terhadap keberadaan para pelaku.
“Setelah mendapat informasi bahwa para pelaku akan melakukan tagihan nasabah Koperasi RMJ di wilayah Desa Triwikaton Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas, Saya bersama Kanit Reskrim dan anggota piket serta dibantu satu orang anggota Buser Polres Mura melakukan penangkapan terhadap Frendi tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Polsek Tugumulyo guna diproses sesuai hukum berlaku,” katanya.
Dikatakan Kapolsek, dari hasil pengembangan itu pihaknya juga berhasil mengamankan Harry Silalahi yang ditangkap saat akan makan malam di sebuah warung di Kelurahan B Srikaton Kecamatan Tugumulyo.(fir).