Jebol Warung Warga, Febri Ditangkap Polisi

MUSIRAWAS-Anggota Polsek Muara Beliti berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang menimpa pemilik warung, Haji Wati (60) warga Desa Kebur, Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut, Kabupaten Musi Rawas.
Pelakunya diduga Febriyanto (21) warga yang sama, dan saat ini sudah mendekam di sel Mapolsek Muara Beliti.
Febriyanto ditangkap personil Polsek Muara Beliti, Senin (29/01) saat sedang berada di rumahnya.
Kapolres Musi Rawas, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Muara Beliti, AKP Trisopa Wijaya mengatakan, penangkapan terhadap pelaku berdasarkan adanya Laporan Polisi : LP /B- 07 /I/2018/ Sumsel/Res Mura/Sek Beliti tgl 29 Januari 2018.
Pelaku diduga melanggar pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.
Barang bukti berhasil diamankan dari pelaku meliputi satu potongan besi ulir alat untuk mencongkel pintu rumah dan satu toples plastik tempat menyimpan uang.
Dikatakan Kapolsek Trisopa, setelah pihaknya mendapat informasi bahwa pelaku sedang berada dirumahnya, dia langsung memerintahkan kanit reskrim dan tim opsnal Polsek Muara Beliti melakukan penangkapan.
“Alhasil Kanit Reskrim bersama tim opsnal Polsek Muara Beliti melalui kordinasi dengan Kades Kebur Jaya, Suhardi, berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku tanpa perlawanan,” katanya.
Kemudian lanjut Kapolsek, pelaku berikut barang bukti dibawa ke Polsek Muara Beliti guna proses pemeriksaan lebih lanjut.
Dikatakan Kapolsek, pencurian dilakukan Febriyanto, terjadi Kamis (25/01) sekitar pukul 11.30 wib di rumah korban Desa Kebur Jaya, Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut, Kabupaten Musi Rawas.
Modus dilakukan pelaku dengan cara mencongkel pintu belakang rumah menggunakan sepotong besi ulir. Setelah pintu terbuka, pelaku masuk ke dalam rumah dan warung korban,kemudian mengambil uang tunai sebesar Rp 3,9 juta, 16 bungkus rokok surya, 18 bungkus rokok sampurna, 17 bungkus rokok tebu,26 bungkus rokok raga, 26 bungkus rokok Djarum, 10 bungkus rokok cc mild dan 10 lembar kain panjang.
Setelah itu pelaku kabur melalui pintu belakang rumah korban dengan membawa barang-barang hasil curian.
Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian ditaksir sebesar Rp 6.3 juta.(fir)