Melapor Keno Todong,Karyawan PD Sinar Mas “Tebuang”

TERAWAS-Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, Doni Sihotang (22), terpaksa menjalani hari- harinya dibalik jeruji besi alias tebuang (masuk penjara, red).

Perbuatan yang menyebabkan karyawan PD Sinar Mas ini ditangkap polisi, yakni membuat laporan palsu ke Mapolsek BKL Ulu Terawas.

Dalam laporannya, pelaku mengaku kena todong di Desa Suka Merindu, Kecamatan BKL Ulu Terawas, sehingga sepeda motor dikendarainya hilang dibawa kabur penodong.

Padahal laporan pelaku tersebut palsu atau bohong.

Pelaku terpaksa mengarang cerita guna menghindari kemarahan bos di tempatnya bekerja.

Belakangan setelah diintrogasi polisi, pelaku mengaku sepeda motor milik perusahaan itu bukan hilang ditodong, tapi dibawa kabur oleh seseorang yang tidak kenal dan meminjam sepeda motor saat pelaku sedang asik di warnet.

Kapolsek Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek BKL Ulu Terawas, IPTU Haerudin membenarkan pihaknya telah mengamankan Doni Sihotang berdasarkan adanya LP: LP/A-01/II/2018/Sumsel/Res.Mura/Sek.Terawas, 24 Februari 2018.

Pelaku terlibat perkara membuat laporan palsu dan keterangan palsu sesuai dengan rumusan pasal 242 KUHPidana.

Dikatakan Kapolsek, pelaku pada Sabtu (24/02) sekira pukul 17.00 wib, datang ke Polsek BKL Ulu Terawas , kemudian melaporkan bahwa telah mengalami penodongan terhadap sepeda motornya.

Setelah membuat laporan polisi dan di BAP oleh anggota Polsek BKL Ulu Terawas, anggota merasa curiga dengan keterangan pelaku berbelat-belit.

“Setelah diintrogasi lebih dalam lagi, barulah pelaku bercerita bahwa laporan yang dilaporkannya tidak benar dan tidak ada,”kata Kapolsek.

Menurut pelaku, jelas Kapolsek, sepeda motor tersebut dipinjam seorang laki-laki yang tidak dikenalnya di warnet di daerah Muara Rupit Jum’at (23/02) , namun hingga kini tidak dikembalikan.

“Akhirnya pelaku memutuskan untuk mengarang cerita bahwa dirinya telah mengalami penodongan, karena takut dimarahi atasan dikantornya, karena sepeda motor tersebut adalah milik perusahaan tempat pelaku bekerja,”jelasnya.

Kapolsek menambahkan, pelaku disangkakan dengan pasal 242 KUHPidana dan diproses lebih lanjut di Polsek BKL Ulu Terawas.

Editor : Firmansyah Anwar