Dukung Polri Tindak Penyebar Hoax, PWI Mura Deklarasikan Anti Hoax

MUSIRAWAS – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Musi Rawas mendeklarasikan tolak berita hoax dan mendukung pihak kepolisian menindak tegas penyebar berita hoax yang dapat memecah hubungan umat beragama dan NKRI.

Deklarasi anti hoax ini berlangsung di sekretariat PWI Musi Rawas, komplek Agropolitan Center, Muara Beliti, Selasa, (13/03).

Dalam pernyataan sikap yang tertuang dalam deklarasi itu, PWI Musi Rawas akan senantiasa menjaga kerukunan antar umat beragama, menolak keras berita hoax dan ujaran kebencian, serta mendukung aparatur negara khususnya Polri melakukan tindakan hukum terhadap pelaku penyebar hoax dan ujaran kebencian itu.

Ketua PWI Musi Rawas Noviansyah didampingi sekretaris PWI Jhuan Silitonga mengatakan, selaku praktisi jurnalistik, PWI Mura senantiasa mengajak seluruh pekerja jurnalis agar menolak berita hoax.

“Sebagaimana diatur dalam undang undang ITE pasal 28 ayat I, penyebar berita hoax ini dapat diancam dengan kurungan penjara selama enam tahun penjara,” kata Novi.

Untuk itu dia mengajak seluruh elemen bangsa dan praktisi jurnalistik agar bersinergi menolak berita hoax ini.

Sekretaris PWI Musi Rawas, Jhuan Silitonga menambahkan, dirinya mengajak seluruh komponen bersinergi menolak hoax serta agar dalam berinteraksi di media sosial dengan cara elegan, kekeluargaan dan menggunakan kecerdasan.
” Stop berita hoax,” ajaknya.

Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro saat dikonfirmasi terkait adanya deklarasi tolak hoax oleh PWI Mura, mengimbau masyarakat agar bijak dalam mengonsumsi berita, terutama berita via media sosial.

Selain itu hendaknya melakukan cek dan ricek kembali kebenaran dan keakuratan dari berita itu.

“Diimbau kepada masyarakat agar tidak langsung percaya atau tanpa dipertimbangkan dulu langsung turut serta menyebarkan berita yang belum tentu benar asal usulnya,” kata Kapolres.(IK)

Editor Firmansyah Anwar