Diduga Dibunuh, Petani Karet Di Pulau Panggung Tewas Bersimbah Darah

MUSIRAWAS-Petani karet di Desa Pulau Panggung, Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas, Waluyo (40) ditemukan tewas bersimbah darah, di kebun karet miliknya sekitar pukul 15.00 wib, Kamis, (16/03).

Jasad pria perantauan dari Provinsi Lampung yang diduga tewas akibat dibunuh ini, pertama kali ditemukan anaknya di kebun karet tempat korban menyadap karet.

Informasi berhasil dihimpun dilapangan, pagi hari sebelum Waluyo ditemukan tewas, seperti biasa korban berpamitan kepada anak dan istrinya untuk pergi memotong karet.

Namun tidak seperti biasanya, hingga pukul 15.00 wib, korban tidak pulang ke rumahnya.

Melihat korban tidak pulang, anak korban menyusul dan mencari bapaknya yang kemudian ditemukan tewas bersimbah darah di lokasi kebun karet tempat dia menyadap.

Anaknya langsung memberitahukan ibunya yang kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Muara Kelingi.

Mendapati informasi penemuan mayat, pihak Polsek bersama petugas kesehatan dari Puskesmas Muara Kelingi langsung ke lokasi penemuan mayat.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan dua luka tusuk di tubuh korban, satu mengenai dada dan satu lagi dibagian tangan sebelah tangan.

Diperkirakan korban sudah tewas 6 jam sebelum mayatnya ditemukan.

Setelah dilakukan pemeriksaan, jasad korban langsung di evakuasi ke Provinsi Lampung untuk disemayamkan di kampung halamannya.

Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro dikonfirmasi Sabtu, (17/03) membenarkan adanya penemuan mayat yang diduga dibunuh di kebun karet Desa Pulau Panggung, Kecamatan Muara Kelingi.

Dikatakan Kapolres, saat ini kasus dugaan pembunuhan tersebut masih dalam penyelidikan pihaknya.

Polisi sudah mengantongi nama yang dicurigai ada sangkut pautnya terhadap perkara pembunuhan itu.

“Masih dalam penyelidikan Polisi. Polsek sudah di back up Polres, terdapat nama yang dicurigai dan masih didalami lebih lanjut sangkut pautnya terhadap perkara ini,”katanya.(IK)

Editor : Firmansya Anwar