Pelaku Pembunuhan Berencana di Muara Kelingi Diringkus. Kapolres : Motifnya Sakit Hati Karena Dituduh Mencuri

 

MUSIRAWAS- Sakit hati lantaran dituduh mencuri getah karet milik Waluyo, membuat RP (22) warga Desa Pulau Panggung, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas, dendam dan gelap mata.

Akhirnya RP bersama temannya inisial F dan B menyusun rencana untuk mengahabisi nyawa Waluyo (40) warga Desa Pulau Panggung, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas itu.

Terungkapnya motif pembunuhan terhadap petani karet yang terjadi, Kamis, (15/03) lalu, setelah anggota Polsek Muara Kelingi dipimpin langsung Kapolsek AKP Hendri Agus bersama Kanit Reskrim dan anggotanya mengamankan pelaku di tempat persembunyian di tengah hutan, Sabtu (17/03) sekitar pukul 12.30 wib.

Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro dikonfirmasi inilahkito.com, Sabtu sore,(17/03), mengatakan, setelah mendapat informasi penemuan mayat yang diduga dibunuh di tengah kebun karet Kamis lalu, Kapolsek Muara Kelingi AKP Hendri Agus bersama kanit reskrim dan anggotanya langsung melakukan penyelidikan secara bertahap selama 24 jam guna mengungkap dan mengejar pelaku.

Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi serta olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), terpenuhi unsur unsur alat bukti bahwa pelakunya diduga bernisial F, B, Dan R .(ketiganya warga Desa Pulau Panggung) .

Tanpa membuang waktu, Kapolsek bersama anggotanya langsung melakukan pengerebekan di rumah para tersangka. Namun pengerebekan itu tak membuahkan hasil, karena para tersangka tidak berada dirumah dan diduga telah melarikan diri ke dalam hutan.

Pelaku RP berhasil diamankan setelah keluarganya membantu petugas menunjukkan serta mengantarkan ke tempat persembunyian RP.

Langkah dilakukan pihak keluarga ini karena takut petugas akan melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku, akhirnya membantu Kapolsek dan anggota untuk menunjukkan keberadaan pelaku dan akan berupaya untuk diserahkan secara baik baik.

“Lantas bersama keluarga pelaku, anggota melakukan penjemputan terhadap pelaku dari hutan. Disaksikan keluarganya, RP berhasil ditangkap tanpa perlawanan di tempat persembunyiannya,” jelas Kapolres.

Pelaku langsung dibawa ke Polsek Muara Kelingi untuk diproses sesuai hukum berlaku.

Dijelaskan Kapolres, dari hasil pemeriksaan petugas, pelaku mengakui perbuatannya membunuh korban yang sebelumnya telah direncanakan.

” Motif pembunuhan itu karena pelaku dendam dan sakit hati karena dituduh mencuri getah karet milik korban,” jelasnya.

Sebagaimana diberitakan inilahkito.com, kasus pembunuhan yang diduga telah
direncanakan oleh pelaku ini terjadi di Dusun 7 Desa Pulau Panggung, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas, Kamis, tiga hari lalu.

Mayat korban ditemukan pertama kali oleh anak kandungnya bernama Khoirul (14) yang sengaja menyusul untuk membantu ayahnya menyadap karet.

Sesampai di kebun karet tempat korban menyadap, Khoirul menjumpai bapaknya dalam keadaan telah meninggal dunia dengan posisi duduk sujud mencium tanah dan bersimbah darah.

Khoirul pun memberitahu ibunya, yang kemudian melapor ke Polsek Muara Kelingi agar pelakunya cepat tertangkap dan dihukum.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ditubuh korban ditemukan luka tusuk menggunakan senjata tajam jenis pisau didada sebelah kanan dan luka sayat di bagian tangan, yang menyebabkan korban tewas di TKP.

Jasad korban ditemukan diperkirakan setelah 6 jam kejadian, sebab tubuh korban sudah dalam kondisi kaku.

Setelah dilakukan visum di Puskesmas Muara Kelingi, jasad korban dievakuasi ke Provinsi Lampung untuk disemayamkan di tanah kelahirannya.(IK)

Editor : Firmansyah Anwar