Lima Kawasan Blank Spot di Muratara Segera Dibangun BTS

MURATARA- Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Musi Rawas Utara berhasil meyakinkan pemerintah pusat untuk membangun Base Transceiver Station (BTS) di 5 blank spot.

Hal ini terbukti dalam 5 hari dimulai Jumat (16/3) hingga Selasa (20/3), Pemerintah Pusat yakni Badan Penyedia dan  Pengelolaan Pembiayaan  Telekomunikasi dan  Informartika (BP3TI)  melalui konsultannya PT Polar Penawaran Bangun Semesta, Sandra didampingi staf Diskominfo, Slamet melaksanakan survey lokasi blank spot.

Direktur PT Polar Penawaran Bangun Semesta, Sandra mengatakan se Sumatera Selatan hanya Kabupaten Musi Rawas Utara saja yang disetujui.

“Saya mencontohkan daerah saya saja Kabupaten Empat Lawang dan Kabupaten Musi Rawas tidak dapat. Padahal masih ada titik blank spotnya.”kata Sandra.

Sandra menyatakan ini berkat kegigihan Kepala Dinaskominfo setempat dalam memperjuangkan agar BTS dibangun dititik Blank spot.

Lima titik Blank spot yang bakal dibangun TBS itu yakni Desa Belani Kecamatan Rawas Ilir, Desa Napalicin Kecamatan Ulu Rawas,  Desa Kuto Tanjung Kecamatan Ulu rawas, Desa Kelumpang Jaya Kecamatan Nibung dan Desa Lubuk Kumbung Kecamatan Karang Jaya.

Sandra mengatakan,  kedatangannya ke Muratara setidaknya 70 persen BTS Di areal Blank spot tersebut segera dibangun.

Pihaknya butuh waktu 2 bulan pembangunan akan dilaksanakan setelah surveynya dilaporkan kepada BP3TI.

“Kebiasaan yang sudah paling lama 2 bulan dibangun BTSnya, “kata Sandra.

Pria yang biasa dipanggil Ichan ini menyatakan survey lapangan yang dinilai yakni areal yang ditunjuk benar-benar Blankspot.  Apabila Ada satu titik saja ada sinyal maka akan dicoret dan diganti daerah lain.

Survey yang dilaksanakannya memastikan lahan yang disiapkan pemerintah setempat, dan juga akses jalan menuju lokasi BTS yang akan dipasang.

“Medannya seperti apa. Apa full darat atau gimana sebab kita akan mengangkut material. Khususnya Tower elektrikal CME yang diangkut langsung dari Jakarta, “terang Sandra.

Dia juga meminta Kades setempat untuk memasilitasi kegiatan tersebut agar berjalan lancar, tepat waktu dan tepat guna.

“Kita sangat berharap pembangunan tidak ada kendala, “katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Kominfo, AL Azhar mengatakan BTS yang akan dibangun untuk mengatasi masih banyaknya desa yang belum terjangkau jaringan seluler.

“Berdasarkan data yang masuk ada  33 titik Blank spot, dan secara bertahap pemerintah pusat membangun 5 BTS di areal Blankspot,”kata AL Azhar.

AL Azhar menambahkan, pembangunan  BTS di daerah    Blankspot merupakan salah satu upaya pemerintah dalam membangun ketersediaan infrastruktur layanan akses telekomunikasi yang menghubungkan seluruh daerah Indonesia.

“Pembangunan ini bukti keseriusan pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan infrastruktur publik,  khususnya sektor Telekomunikasi, “pungkasnya.  (rls kominfo muratara /IK)

Editor : Firmansyah Anwar