Aniaya Sopir Tangki Pertamina, Pengawas SPBU Tugumulyo Serahkan Diri

MUSIRAWAS- Dugaan kasus penganiayaan akibat selisih paham antara sopir tangki pertamina Agus Yanto (48) dengan pengawas SPBU Tugumulyo Juliansyah ( 24) yang terjadi di SPBU Tugumulyo Senin (09/04) sekitar pukul 08.30 wib berbuntut panjang.

Pasalnya korban Agus Yanto warga RT 02 RW 05 Kelurahan jalan baru Kecamatan Curup Kabupaten Rejang Lebong melaporkan kejadian menimpanya ke Polsek Tugumulyo agar pelaku diproses sesuai hukum berlaku.

Berdasarkan laporan korban, kini Juliansyah warga Jalan Talang Kerangga Wirosentiko No 830 RT/RW 019/007 Kelurahan 30 Ilir Kecamatan Ilir Barat II Kota Palembang itu mendekam di sel Mapolsek Tugumulyo, setelah sebelumnya menyerahkan diri satu hari setelah kejadian

Dugaan penganiayaan itu terjadi bermula korban bersama temannya Taufik Sembiring karyawan PT Pertamina berselisih paham dengan pelaku.

Akibat selisih paham tersebut membuat pelaku emosi dan langsung meninju serta menendang Agus, sehingga korban mengalami luka robek di bagian kuping dan memar di dada bagian kiri.

Tidak terima atas perbuatan pelaku, korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Tugumulyo.

Mendapati laporan dari korban, keesokan harinya Selasa, (10/04) dipimpin Kapolsek Tugumulyo beserta Kanit Reskrim dan anggotanya bermaksud melakukan penangkapan terhadap pelaku di tempatnya bekerja di SPBU Tugumulyo, namun tidak membuahkan hasil karena pelaku belum datang alias tidak berada di tempatnya bekerja.

Akhirnya Kapolsek menyampaikan pesan kepada pegawai SPBU Tugumulyo yang ada di lokasi agar Juli menyerahkan diri.

Lalu sekitar pukul 11.00 wib, pelaku datang ke Polsek untuk menyerahkan dirinya.

Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro membenarkan pihak Polsek Tugumulyo mengamankan Juliansyah karena diduga melanggar Pasal 351 KUHP. Saat ini jelasnya sedang dalam proses pemeriksaan di Polsek Tugumulyo. (IK)

Editor : Firmansyah Anwar