PWI Sumsel : Merubah Tanggal Peringatan HPN adalah Bentuk Pengingkaran dan Penghianatan Sejarah

PALEMBANG – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan menolak rencana Dewan Pers yang akan merubah tanggal peringatan Hari Pers Nasional (HPN).

Menurut ketua PWI Sumsel H Ocktaf Riady, rencana Dewan Pers yang akan mengubah tanggal peringatan HPN itu merupakan sebuah pengingkaran dan penghianatan sejarah.

“Kami pengurus dan segenap anggota PWI Provinsi Sumatera Selatan menilai apa yang dilakukan oleh Dewan Pers untuk merubah tanggal peringatan Hari Pers Nasional tersebut adalah pengingkaran dan penghianatan sejarah,” katanya, Rabu (18/04).

Untuk itu pengurus dan anggota PWI Sumatera Selatan menyatakan sikap menolak dan protes keras adanya perubahan tanggal peringatan Hari Pers Nasional atas dalil apapun.Kemudian jelas Ocktaf, PWI Sumsel mendukung sepenuhnnya sikap pengurus PWI Pusat yang juga menolak tegas perubahan tanggal peringatan Hari Pers Nasional sebagaimana telah ditetapkan dengan keputusan Presiden Nomor 5/1985 tersebut. Mendesak Pemerintah dalam hal ini Presiden Jokowi untuk memberhentikan Yosep Stanley Adi Prasetyo dari kedudukannya sebagai ketua Dewan Pers, karena telah membuat kegaduhan di dunia jurnalis.

“Jika dewan pers tetap merubah tanggal peringatan HPN, PWI Sumsel akan menduduki Kantor Dewan Pers serta akan Mengusir Stanley dari Gedung Dewan Pers,” katanya. (IK)

Editor :Firmansyah Anwar