Nanan : Berbicaralah Dengan Fakta, Jangan Bohongi Publik Demi Kemenangan

LUBUKLINGGAU-Beredarnya buku kampanye disejumlah kalangan masyarakat Kota Lubuklinggau yang disinyalir dibagikan oleh Tim kampanye salah satu paslon kandidat Walikota dan Calon Wakil Walikota Lubuklinggau dinilai menyudutkan salah satu Paslon dari incumbent.

Pasalnya salah satu isi dari bagian buku itu mengatakan berdasarkan data BPS 2017, Kota Lubuklinggau hari ini adalah kota termiskin kedua di Sumatera Selatan setelah Kota Palembang. Tingkat pengangguran dan tingkat kemiskinan semakin hari semakin tinggi, jika tidak ada perubahan kota ini akan semakin tertinggal, oleh karena itu kita harus melakukan perubahan.

” Berbicaralah dengan fakta, Jangan bohongi publik demi kemenangan.Angka kemiskinan Kota Lubuklinggau dari 2015-2017 terus menurun, bahkan menjadi penurunan terbesar di Sumatera Selatan sehingga menyumbang angka penurunan tertinggi di Sumatera Selatan.” Tegas H SN Prana Putra Sohe pada wartawan, Sabtu ( 12/05 ).

Sementara itu, Kepala BPS Lubuklinggau, Aldianda Maisal menunturkan, angka kemiskinan Kota Lubuklinggau dari 2015-2017 terus menurun.

” Data yang ada itu bukan termiskin di Sumatera Selatan, karena masih banyak daerah lain diatas kita,” katanya.

Dirinya menambahkan, saat ini angka kemiskinan Kota Lubuklinggau telah menurun ke angka 29,54 ribu, dimana pada 2016 jumlah penduduk miskin 31,05 ribu dan pada tahun sebelumnya yakni 2015 mencapai 33,21 ribu.

“Adapun data resmi BPS Sumsel terkait angka kemiskinan yakni pada Maret 2015 angka kemiskinan Lubuklinggau berjumlah 33,21 ribu kemudian menurun menjadi 31,05 ribu (Maret 2016) dan pada Maret 2017 angka kemiskinan menurun menjadi 29,54 ribu. Penurunan yang cukup fantastis karena jika dibandingkan dengan daerah lain khususnya pada tahun 2017 Kota Lubuklinggau mengalami penurunan terbesar ,” katanya.

Berikut urutan angka kemiskinan menurut kabupaten/Kota se Sumatera Selatan, peringkat pertama adalah Kota Palembang (184,41ribu) kedua OKI (127,06) ketiga Muba (105.08) keempat Banyuasin (95.28) keenam Muaraenim (81.30) ketujuh OKU Timur (72,81), delapan Lahat (67,33), Kesembilan Ogan Ilir (56,85) ke-10 Musi Rawas (55.96), ke-11 OKU (46,34), ke-12 OKU Selatan (38,63 ribu),ke-13 Muratara (36,46 ribu), ke-14 Empat Lawang (30.29),ke-15 Kota Lubuklinggau (29,54 ribu) ke-16 Prabumulih (20.72) dan ke-17 Pagaralam (12,12). (Ali Akbar S/IK)

Editor : Firmansyah Anwar