Melawan Saat Diringkus, Kaki Residivis Berpistol Ini di Dor, Kehabisan Darah Lalu Tewas

LUBUKLINGGAU-Personil Reskrim Polres Lubuklinggau terpaksa menghadiahi timah panas di kaki Romi alias Bombom (35).

Pasalnya saat akan diringkus, residivis yang juga teridentifikasi berbagai kasus pencurian dengan kekerasan ini, hendak melarikan diri dan berusaha menyerang petugas menggunakan senjata tajam.

Setelah dilakukan pengobatan medis , warga Kelurahan Nikan Jaya Kecamatan Lubuklinggau Timur II Kota Lubuklinggau ini menghembuskan nafas terakhirnya di RS Sobirin karena mengalami pendarahan.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar melalui Kasat Reskrim AKP Wahyu Maduransyah mengatakan, tersangka ditangkap di jalan Kamboja Kelurahan Margamulya Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Sabtu (12/5).

Dijelaskan Kasat, sewaktu dilakukan penangkapan, tersangka membawa senjata api rakitan laras pendek dan saat akan diangkut ke Polres Lubuklinggau menggunakan mobil, ditengah perjalanan berusaha kabur dan menyerang petugas menggunakan pisau.

“Karena mengancam keselamatan jiwa anggota, lalu dilakukan tindakan penembakan terarah dan terukur sebanyak satu kali kearah kaki sebelah kanan sehingga pelaku berhasil dilumpuhkan,” katanya.

Kemudian tersangka langsung dievakuasi ke RS Sobirin untuk dilakukan pengobatan, namun karena mengalami pendarahan tersangka meninggal dunia.

Dikatakan Kasat, Romi merupakan residivis yang juga teridentifikasi telah melakukan tindak pidana lainnya di wilayah hukum Polres Lubuklinggau.

Salah satu kasus curas dilakukan Romi terjadi Minggu (15 /05/2016) sekitar pukul 21.30 Wib, di Jalan Yos Sudarso, depan Pengadilan Agama Kelurahan Taba pingin Kecamatan Lubuklinggau Timur I.

Korbannya Kristina (35) warga Desa Pedang Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas.

Korban terpaksa mengalami kerugian satu unit sepeda motor honda spacy nopol BG 5561 HV.

Aksi pelaku saat mengambil sepeda motor di parkiran sempat diketahui korban, dan korban berusaha memegang sepeda motornya agar tidak dibawa kabur pelaku, namun pelaku tancap gas sehingga korban terseret hingga sejauh 50 meter.(IK)

Editor : Firmansyah Anwar