Lagi, Nanan Diserang Black Campaign, Edi Saputra : Ada Oknum Mulai Tak Nyaman

LUBUKLINGGAU- Pasangan incumbent nomor urut 2, H SN Prana Putra Sohe Calon Walikota dan H Sulaiman Kohar Calon Wakil Walikota Lubuklinggau periode 2018-2023 kembali diterpa kampanye hitam atau black campaign dilakukan oknum tak bertanggung jawab.

Black campaign dilakukan oknum itu dengan cara menyebar kertas berisikan tulisan menyudutkan serta berisi provokasi agar tidak lagi memilih pasangan NanSuko.

Menanggapi hal ini, tim pemenangan NanSuko Jilid 2 sangat menyayangkan terjadinya black campaign yang disinyalir disebabkan karena ada pasangan lain yang sudah ketar-ketir dengan NanSuko.

“Jelas makna dari tulisan selebaran kertas itu tak baik dan ingin menjatuhkan NanSuko. Namun sangat disayangkan, masyarakat kini sudah sangat cerdas dalam memilih pemimpin. Lihat saja perkembangan kota ini dalam 5 tahun terakhir ditangan NanSuko sangat maju dan berkembang,” kata ketua tim pemenangan NanSuko, Edi Saputra pada Wartawan, Rabu, (16/05) sembari menambahkan bahwa pasangan NanSuko sudah beberapa diserang kampanye hitam seperti ini.

“Ada oknum yang mulai ketar – ketir akan sepak terjang NanSuko jilid 2,” katanya.

Sementara itu, Karim Antoni salah satu Tim pemenangan NanSuko menambahkan, dalam tulisan pada selebaran itu dikatakan pembohongan publik.

” Saya tanya pihak mana yang merasa dirugikan terkait Limbad. Kalau berbicara tentang even besar beberapa waktu yang lalu, masyarakat yang hadir bebas menonton dan menikmati hiburan kampanye NanSuko tanpa membeli tiket alias gratis. Usai acara tak ada komplain apapun. Kadang hanya saja segelintir orang yang mungkin ingin mencari celah untuk menjatuhkan NanSuko,”katanya.

Karim menambahkan terkait tidak maksimalnya pelayanan PDAM, permasalahan itu sudah sejak dahulu kala sebelum kepemimpinan NanSuko memang tidak maksimal.

“Itu sudah jauh sebelum zaman NanSuko, namun diupayakan agar lebih baik dengan cara membangun intake Jukung dan Batu Urip serta pipanisasi,” katanya.

Bukan kali ini saja pasangan NanSuko diterpa serangan politik oleh oknum-oknum yang tak bertanggung jawab, sama seperti sebelumnya dengan cara menyebar kertas ke sejumlah daerah Kota Lubuklinggau yakni buku visi dan misi salah satu kandidat lain, namun didalam isi buku itu juga tidak berbicara fakta mengenai kinerja NanSuko dalam 5 tahun terakhir . (Ali Akbar S/IK)

Editor : Firmansyah Anwar