Janji DPU CKTRP Mura Fungsikan Lampu Jalan Hanya PHP

MUSIRAWAS- Janji Dinas PU Ciptakarya, Tata Ruang dan Pertamanan (PU CKTRP) Musi Rawas yang akan memungsikan sarana lampu jalan di Desa Leban Jaya Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas sebelum bulan ramadhan atau Mei 2018, ternyata omong kosong alias omdo dan terkesan bohongi publik.

Pasalnya hingga 29 Mei 2018, belum ada tanda – tanda pihak DPU CK TRP untuk memungsikan 17 titik lampu jalan di desa itu yang sudah terpasang sejak 5 tahun lalu.

Sebelumnya, Kepala DPU CK TRP Kabupaten Musi Rawas, Ristanto Wahyudi sekitar Februari 2018 lalu berjanji akan merealisasikan harapan warga Desa Leban Jaya asalkan kepala desa setempat mengajukan usulan kepihaknya melalui surat resmi .

Anjuran kadis PU CK TRP ini langsung direspon Kades Beni Afriansah dengan mengajukan usulan resmi melalui surat disampaikan ke DPU CK TRP Musi Rawas agar 17 titik sarana lampu jalan difungsikan.

Lalu pada Maret 2018, saat dikonfirmasi kepada kepala seksi listrik DPU CK TRP Ariansyah, dia meminta waktu pemungsiannya pada April.

“Saat ini kami sedang sibuk persiapan HUT Mura ke 75.Insyaallah sarana lampu jalan akan difungsikan April dan masyarakat diminta bersabar,” katanya.

Kemudian saat dikonfirmasi lagi pada pada 12 April lalu, Ariandi mengatakan sarana lampu jalan akan difungsikan Mei 2018 dan diusahakan sebelum bulan ramadhan.

“Insyaallah Mei bulan depan sarana lampu jalan di Leban Jaya kami fungsikan,” kata Ariandi saat itu.

Dikatakan dia saat itu, pemungsian lampu jalan di desa ini akan menggunakan sistem manual, bukan menggunakan sistem pengaturan waktu (timer ).Artinya jelas dia, diminta partisipasi kades untuk menyiapkan warga yang bertugas mengatur stop kontak lampu jalan.

Apabila saat difungsikan nanti mempengaruhi daya listrik (spaning rendah) di rumah rumah warga, pemungsiannya akan dihentikan dan akan dilakukan penambahan travo terlebih dahulu.Untuk pengadaan travo ini jelas Ari, tidak serta merta langsung bisa direalisasikan, sebab harus diusulkan dahulu dan atas persetujuan DPRD Musi Rawas untuk menganggarkannya.Artinya, perlu waktu satu tahun lagi untuk pengadaan travo itu nanti.

” Kita minta bersabar, Insyaallah Mei nanti kita coba untuk memungsikannya,” kata dia kepada wartawan murasempurna.com April lalu.

Memasuki bulan Mei, beberapa kali wartawan ingin konfirmasi kepada Ariandi, namun yang bersangkutan tidak pernah berada di tempat.

Sementara Kepala DPU CK TRP Ristanto Wahyudi saat mengikuti safari ramadhan bupati dan wakil bupati di Masjid Nurul Iman Desa Leban Jaya Minggu (27/5) menganjurkan wartawan berkoordinasi kepada kabid yang menangani langsung persoalan lampu jalan.

“Koordinasikan dengan kabid nya, besok juga kita minta untuk segera difungsikan,” kata Ristanto.

Namun lagi-lagi, janji DPU CK TRP untuk memungsikan sarana lampu jalan hanya PHP dan menebar janji palsu.

Ketidakseriusan DPU CK TRP untuk memungsikan lampu jalan di desa ini membuat warga kecewa.

“Sarananya sudah terpasang, tinggal memungsikannya lagi.Jika DPU CK TRP serius memikirkan kebutuhan masyarakat desa, pemungsiannya tidak sampai berlarut-larut.Bayangkan sudah lima tahun lebih terpasang, tapi tidak pernah difungsikan,” kata Agus warga setempat.

Ditambahkan dia, adanya safari ramadhan bupati dan rombongan di desa ini yang juga dihadiri Ristanto Wahyudi selaku Kadis PU CK TRP, semestinya sudah merasakan betapa gelap gulitanya Desa Leban Jaya tanpa sarana lampu jalan.

“Jika sudah dicoba untuk difungsikan, baru tahu apakah spaning rendah atau tidak.Janji PU CK TRL yang omdo dan dinilai bohong ini sungguh mengeewakan kami.Jika tidak tidak difungsikan, untuk apa sarana lampu jalan ini dipasang jika hanya untuk hamburkan uang negara,” kata Agus.(sumber MS).

Editor : Firmansyah Anwar