Polres Mura Gelar Apel Pegeseran Pasukan Pengamanan Pilkada 2018

MUSIRAWAS- Guna mengantisipasi situasi Kamtibmas saat Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan 2018, Polres Musi Rawas menggelar Apel Pegeseran Pasukan di halaman Mapolres Musi Rawas, Senin (25/6).

Apel Pegeseran Pasukan ini dihadiri Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan, perwakilan Dandim 0406, ketua Banwaslu Musi Rawas Khairul Anwar , Ketua KPU Mura Ach Zaein, yang sekaligus langsung melakukan pengecekan pasukan.Hadir juga para Kasat, Kapolsek dan 315 personel Linmas.

Dikatakan Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro, dalam pelaksanaan Pilkada ini suhu politik dan dinamika masyarakat akan meningkat yang diiringi juga kadar kerawanan Kamtibmas yang perlu diantipasi oleh Polri.

Untuk mengantipasi situasi Kambtibmas itulah, Polres Musi Rawas menggelar operasi pengamanan giat masyarakat dengan sandi operasi MANTAP PRAJA.

Dalam operasi ini jelas Kapolres, pihaknya melaksanakan pengamanan dengan mengerahkan segenap kekuatan untuk mengamankan 1.238 TPS yang tersebar di Kabupaten Musi Rawas dan Musi Rawas Utara.

Bahkan dalam pengamanan ini, pihaknya meminta bantuan perkuatan Sat Brimobda Polda Sumsel guna membantu pengamanan Pilkada di dua kabupaten itu.

Dikatakan Kapolres, Apel Pegeseran pasukan ini merupakan wujud kesiapan Polres Musi Rawas yang melaksanakan pengamanan Pilkada sekaligus pengecekan terakhir terhadap personil, materil maupun peralatan, guna tercipta Pilkada aman dan kondusif.

Pada Apel itu Kapolres juga menekankan personil yang akan melaksanakan pengamanan harus memahami prinsip siapa berbuat apa, dan tanggung jawab kepada siapa, serta berkoordinasi dengan siapa harus benar-benar dipahami oleh petugas pengamanan.

“Saya yakin dan percaya bahwa seluruh anggota Polres Musi Rawas yang akan melaksanakan tugasnya dapat membawa nama baik kesatuan dan pimpinan,”kata dia.

Dilanjutkan Kapolres, beberapa kerawanan yang perlu mendapat perhatian diantaranya, massa pendukung masing-masing Paslon, sabotase saat pendistribusian logistik, money politik, pengerahan massa dalam jumlah yang besar, manipulasi jumlah suara dan intimidasi kepada pemilih, serta kerawanan lainnya yang dapat memengaruhi pelaksanaan Pilkada.

Kapolres juga mengimbau petugas pengamanan untuk mempertajam deteksi dini terhadap setiap perkembangan situasi yang berpotensi mengarah menjadi gangguan Kambtibmas.

“Lakukan tindakan tegas kepada setiap pelaku dari kelompok manapun yang melanggar hukum.Karena pengamanan ini pada dasarnya bertujuan untuk melindungi kepentingan masyarakat,” jelas Kapolres.

Kapolres menambahkan, kecermatan dan ketegasan petugas dalam melaksanakan pengamanan, menjadi salah satu kunci keberhasilan pengamanan ini.Untuk itu harap Kapolres, seluruh pelaksanaan pengamanan agar dapat melaksanakan tugasnya dengan menampilkan sosok polisi yang humanis dan tegas, sehingga masyarakat akan merasa terayomi dan terlindungi.

Pada Apel itu, Kapolres juga menjabarkan kewajiban serta larangan personil yang harus dipedomi saat pengamanan di TPS.

Sementara itu Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan saat memberikan arahan pada Apel Pegeseran Pasukan ini berharap kepada seluruh komponen memberikan yang terbaik dalam pelaksanaan Pilkada Sumsel tahun 2018 dalam menjalankan tugas mulianya ini.

Dengan adanya kesiapan pengamanan oleh kita semua kata bupati, akan tercipta perasaan aman tanpa kekuatiran di hati masyarakat.Sehingga nantinya diharapkan melahirkan pemimpin amanah yang mampu memberikan pengabdian terbaik untuk masyarakatnya.

“Saya yakin jajaran polisi dan TNI mampu mejalankan tugasnya. Selamat bertugas, dan semoga Pilkada Sumsel 2018 aman tanpa gangguan yang tidak kita harapkan,” kata bupati.(sumber murasempurna.com)

Editor : Firmansyah Anwar