Tidur Satu Kamar, Mulut Siswi SMA Ini Dibekap Lalu Digauli Dua Kali

LUBUKLINGGAU- DDS, warga Jalan Depati Said Kelurahan Tanjung Indah Kecamatan Lubuklinggau Barat I Kota Lubuklinggau tak berkutik saat anggota unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Barat meringkusnya, sekitar pukul 10.00 Wib Selasa (03/7).

DDS diringkus atas perbuatan tindak pidana dengan bujuk rayu dan tipu muslihat melakukan perbuatan cabul dan atau persetubuhan terhadap anak.

Korbannya RD (17), warga Dusun VII Kelurahan Poncowarno Kabupaten Lampung Tengah yang tinggal di Jalan Depati Said RT 06 Kelurahan Tanjung Indah Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

Perbuatan tidak senonoh ini terungkap setelah orangtua kandung korban mengadu ke Polsek Lubuklinggau Barat agar pelaku diringkus dan dihukum.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat Iptu Sopiyan Hadi menjelaskan, kasus persetubuhan terhadap anak ini terjadi Kamis (22 /6) sekira pukul 23.00 Wib di
RT 06 Kelurahan Tanjung Indah Kecamatan Lubuklinggau Barat 1.

Modus dilakukan pelaku dengan cara tidur satu kamar dengan korban. Kemudian pelaku membekap mulut korban dan menyetubuhi korban sebanyak dua kali. Pada hari yang berbeda , dengan bujuk rayunya pelaku menyatakan akan bertanggung jawab dengan perbuatannya.

Tidak terima atas perbuatan pelaku, korban menceritakan kejadian menimpanya kepada orangtuanya dan selanjutnya mengadu kepihak berwajib.

Pelaku ditangkap Selasa ( 03 /7) sekira pukul 10.00,setelah Kanit Reskrim melakukan lidik keberadaan pelaku.

” Setelah mengetahui keberadaan pelaku sedang berada dekat rumahnya, langsung dilakukan penangkapan tanpa perlawanan,” kata Kapolsek.

Selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari hasil intrograsi, pelaku mengakui perbuatannya telah berhubungan badan dengan korban sebanyak dua kali,” jelasnya.

Selain mengamankan pelaku, pihak Polsek Lubuklinggau Barat juga berhasil menyita sejumlah barang bukti diantaranya satu lembar celana jeans levis, selembar kain sprey, satu celana dalam dan satu lembar pakaian dalam ( BH ).( IK)

Editor : Firmansyah Anwar