24 Wartawan Se – Sumsel Ikuti Uji Kompetensi

PALEMBANG – Sebanyak 24 wartawan se Sumatera Selatan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar PWI Sumatera Selatan bekerjasama dengan SKK Migas Perwakilan Sumbagsel.

Tiga dari 24 wartawan mengikuti UKW angkatan 19 ini merupakan utusan dari PWI Musi Rawas.

UKW ini berlangsung selama dua hari terhitung 17 – 18 Juli 2018, di kantor SKK Migas Sumbagsel, Palembang.

Manager Senior Humas SKK Migas Sumbagsel, Muhammad Agus sebelum secara resmi membuka kegiatan ini mengatakan, pelaksanaan UKW diselenggarakan SKK Migas dan K3S bersama PWI Sumsel ini merupakan perdana dilakukan pihaknya.

Kerjasama pihaknya bersama PWI dalam meningkatkan kompetensi wartawan di Sumatera Selatan ini jelas Agus, merupakan tanggungjawab bersama.

“Setelah mengikuti UKW, wartawan mendapat sertifikasi sehingga dalam menyajikan sebuah berita dapat memenuhi kaidah pers yang baik dan benar,” katanya.

Kedepan jelas Agus, pihaknya tetap bekerjasama dengan PWI, sehingga setiap tahun kegiatan meningkatkan kualitas wartawan ini terus dilaksanakan.

Sementara Ketua PWI Sumatera Selatan H Oktaf Riyadi dalam sambutannya pada pembukaan UKW ini mengucapkan terimakasih kepada SKK Migas dan K3S yang telah memasilitasi kegiatan ini.

Dikatakan Oktaf, pihaknya kepingin UKW ini terus diadakan, sehingga wartawan lebih mengerti tugasnya sebagai wartawan serta mengetahui kaidah dalam penyajian sebuah berita.

Pada kesempatan itu, Oktaf juga menjelaskan bahwa PWI Sumatera Selatan Tiga kali mendapat penghargaan terbaik sebagai pelaksana UKW.

Direktur Uji Kompetensi Wartawan PWI Pusat Sayid Iskandarsyah berharap kepada peserta agar benar benar menyiapkan diri mengikuti UKW serta memanfaatkan kemampuan.Sebab jelasnya , UKW angkatan 19 ini merupakan terakhir UKW dengan mode lama. Karena terhitung mulai 2019 nanti, materi yang akan diujikan bertanda dua materi, yakni kode etik jurnalis dan hukum pers yang tentunya akan bertambah berat lagi.

“Manfaatkan kemampuan dalam ujian ini. Jika tidak berkompeten harus mengulang lagi dan bertambah berat,” kata dia.

Sayid juga mengatakan dari 16 ribu lebih jumlah anggota PWI se Indonesia, baru sekitar 9 ribu dinyatakan lulus mengikuti UKW. (IK)