Kesal, Gunawan Tikam Jimi Hingga Tewas

LUBUKLINGGAU – Diduga kesal lantaran korban mengeluarkan kata – kata kasar membuat Gunawan ( 19 ) gelap mata, lalu menikam Jimi (35) hingga tewas bersimbah darah.

Kasus penganiayaan menyebabkan warga Jalan Garuda Dempo RT 03 Kelurahan Tapak Lebar Kecamatan Lubuklinggau Barat II ini tewas di tempat kejadian, terjadi Sabtu malam Minggu (4/8) sekira pukul 21.30 WIB di RT 06 Kelurahan Muara Enim Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

Kejadiannya bermula di rumah pelaku warga RT 06 Kelurahan Muara Enim Kecamatan Lubuklinggau Barat I ini ada seorang laki – laki yang datang untuk menemui bibi pelaku bernama Sasi.

Tak lama kemudian korban lewat dan menghampiri rumah pelaku sambil memaki-maki dengan mengeluarkan kata – kata kasar terhadap orang yang bertamu dengan bibiknya itu.

Mendengar korban mengeluarkan kata – kata kasar, pelaku menegur korban agar berhenti mengucapkan kata – kasar. Namun korban tidak mau berhenti, malah sebaliknya mengeluarkan kata – kata kasar juga kepada bibik pelaku.

Merasa kesal, pelaku langsung mengambil sebilah pisau di dapur dan mengejar korban hingga terjatuh.

Kemudian pelaku langsung menusuk tubuh korban mengunakan pisau, sehingga korban menderita luka tusuk dibagian punggung sebanyak dua lubang, bagian dada satu lubang dan pergelangan tangan satu lubang.Korban pun tersungkur dan tergeletak di jalan hingga meregang nyawa.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat ,Iptu Sopiyan Hadi membenarkan kejadian itu.

Dikatakan Iptu Sopiyan, pelaku berhasil diamankan sekitar 30 menit usai kejadian.

“Setelah petugas Unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Barat mendapat info telah terjadi keributan di RT 06 Kelurahan Muara Enim, petugas langsung meluncur ke TKP dan melihat korban telah tergeletak di jalan dalam kondisi tidak bernyawa lagi,” katanya.

Dijelaskan Kapolsek, setelah didapati info dari masyarakat bahwa pelakunya Gunawan dan sedang bersembunyi di rumahnya, petugas langsung melakukan penangkapan.

“Pelaku berhasil ditangkap tanpa perlawanan saat sedang bersembunyi di rumahnya, kemudian kami angkut ke Mapolsek guna pemeriksaan secara intensif,” kata Iptu Sopiyan.(fir/ik