33 Anggota Koperasi Korpri Mura Minta Kembalikan Simpanan

MUSIRAWAS – Puluhan Anggota Koperasi Korpri Kabupaten Musi Rawas mengundurkan diri.

Selain mengajukan mundur dari anggota, mereka juga meminta kepada pengurus untuk mengembalikan simpanan pokok dan simpanan wajib anggota.

Pengunduran diri ini berdasarkan Surat Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Musi Rawas, nomor; 518/156/DKUKM/2018, tanggal 02 Juli 2018 perihal pengembalian simpanan pokok dan wajib anggota Koperasi Korpri Kabupaten Musi Rawas.

Demikian diungkapkan Sekretaris Koperasi Korpri Kabupaten Musi Rawas, Arief Candra, Senin (06/8) kepada sejumlah media melalui press release.

Dikatakan Chandra, total anggota mengundurkan diri berdasarkan surat dari Dinas Koperasi dan UKM itu, sebanyak 33 anggota dengan total jumlah simpanan pokok dan wajib sebesar Rp 43,1 juta.

Alasan pengunduran diri anggota yang tercatat dari Dinas Perkebunan Musi Rawas ini, lanjut Chandra, dikarenakan anggota telah memasuki masa pensiun dan pindah kerja, serta sebagian lainnya memang ingin mengundurkan diri.

Menindaklanjuti pengunduran anggota ini, kata Chandra, pengurus telah melaksanakan rapat, namun saat ini masih menunggu Ketua Koperasi Korpri yang masih tidak bisa dihubungi dan ditemui, untuk itu pihaknya masih belum bisa memberikan solusi atas permintaan anggota ini dan membahas pengembangan Koperasi Korpri kedepannya.

Dia berharap agar Ketua Koperasi dapat segera menghadiri rapat pengurus dan dapat ditemui, sehingga dapat menjalankan amanah RAT dan langkah-langkah kemajuan organisasi.

Dikatakan Chandra, tidak hanya anggota dari Dinas Perkebunan, namun ada juga anggota dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mura dan RS Sobirin yang mengajukan untuk mengundurkan diri dan menarik simpanan pokok dan wajib mereka.

Namun, saat ini diakui Chandra, pihaknya belum memiliki dana untuk membayar simpanan pokok dan wajib tersebut, karena berdasarkan laporan Bendahara, saat ini di rekening Koperasi Korpri per akhir juli lalu hanya ada dana sekitar Rp 4 juta.

Namun, Chandra memastikan pihaknya akan memikirkan dan mencari jalan keluar atas hak anggota yang mengundurkan diri ini khususnya yang telah memasuki pensiun.

Berdasarkan hasil Rapat Anggota Tahunan (RAT) 29 maret lalu, salah satu isinya yaitu memprioritaskan pembayaran simpanan pokok dan wajib anggota yang telah memasuki masa pensiun.

Chandra yang merupakan Sekertaris terpilih pada RAT 2018 lalu, mengungkapkan berdasarkan laporan pertanggungjawaban pengurus Koperasi Korpri pada RAT tahun buku 2017, jumlah anggota aktif sebanyak 729 orang dengan jumlah total simpanan pokok dan wajib Rp 875.840.000,-, jumlah anggota pasive sebanyak 58 orang dengan total simpanan Rp 57.265.000. Sementara untuk anggota yang telah keluar sebanyak 172 orang dengan total simpanan yang dibayarkan Rp 147 juta. (ik)