Berbekal Parang, Pelaku Penganiayaan Ini Melawan Saat Akan Ditangkap

MUSIRAWAS – Warga Desa Sukaraya Kecamatan STL Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas AB (45)) melawan petugas menggunakan parang, saat dirinya akan ditangkap atas dugaan kasus penganiayaan dilakukannya.

Penangkapan terhadap pria diduga mengalami gangguan jiwa ini dipimpin langsung oleh Kapolsek STL Ulu Terawas IPTU Haeruddin sekitar pukul 15.30 Senin (17/9) di rumah pelaku di Dusun Pangkalan Desa Sukaraya Kecamatan STL Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas.

Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek STL Ulu Terawas IPTU Haeruddin membenarkan pihaknya mengamankan pelaku AB.

“Saat akan ditangkap, pelaku melakukan perlawanan dengan membawa sebilah parang dan mengancam akan membacok anggota,” kata dia.

Namun setelah bernegoisasi dan melakukan pendekatan dengan pihak keluarganya jelas Haeruddin, pelaku dapat diamankan dan langsung dibawa ke Mapolsek Terawas untuk dimintai keterangan.

Dari hasil pemeriksaan itu, diduga pelaku mengalami gangguan kejiwaan.

Bahkan dari keterangan pelaku, dirinya sampai tega membacok korban dikarenakan mendapatkan bisikan untuk membunuh korban.

“Saat ini pelaku dibawa ke RS Jiwa Ernaldi Bahar Palembang untuk diperiksa kejiwaannya secara medis didampingi anggota Polsek, kepala desa tempat pelaku tinggal dan keluarga pelaku,” katanya.

Dikatakan Kapolsek, kasus penganiayaan dilakukan pelaku terhadap Samir warga Desa Sukaraya, terjadi Sabtu (15/9) sekira pukul 21.30 WIB.

Saat itu pelaku membawa sebilah parang mendatangi rumah korban dan langsung mendobrak pintu rumah yang saat itu dalam kondisi terkunci.

Setelah pintu rumah terbuka, pelaku masuk dan langsung membacok korban menggunakan parang.

Puas membacok korban, pelaku pergi meninggalkan rumah korban.

Akibat sabetan parang pelaku, korban mengalami luka bacok dibagian punggung atas dan punggung bawah sebelah kiri.

Warga sekitar yang mengetahui peristiwa itu langsung membawa korban ke RS Arbunda Lubuklinggau untuk mengobati luka lukanya.(IK)