Belum Satu Hari Nikahi Gadis BTS Ulu, Pria Ini Diciduk Polisi

MUSIRAWAS – Kisah sedih dialami pengantin baru di Kecamatan BTS Ulu Kabupaten Musi Rawas.

Betapa tidak, belum satu hari melangsungkan akan nikah, sang pengantin pria keburu diringkus polisi lantaran melakukan pencurian dengan kekerasan.

Pengantin pria inisial MA (28) warga Desa Binjai Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas ini diringkus saat akan pulang ke Desa Binjai bersama keluarganya usai melangsungkan pernikahan dengan seorang gadis di SP 4 Kecamatan BTS Ulu Kabupaten Musi Rawas.

Peristiwa pencurian dengan kekerasan dilakukan MA terhadap Shella Okta Viansi (20) warga Kelurahan Batu Urip Kecamatan Lubuklunggau Timur I Kota Lubuklinggau itu terjadi Senin (17/9) sekitar pukul 14.00 WIB di area kebun karet Kelurahan Talang Ubi Kecamatan Megang Sakti.

Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Megang Sakti IPTU M Romi mengatakan, kronologis kejadiannya berrmula pelaku menghubungi korban yang merupakan mahasiswi di Kota Lubuklinggau ini untuk bertemu.

Setelah disepakati bertemu di depan SM Swalayan Batu Urip Kota Lubuklinggau, pelaku meminta korban menemaninya pergi ke Kecamatan Megang Sakti dengan alasan untuk mengambil uang sejumlah Rp 2 Juta.

Karena sudah kenal, korban mau saja diajak pelaku pergi menggunakan sepeda motor Yamaha Mio warna merah BG 3976 HU milik korban ke Kecamatan Megang Sakti.

Saat di perjalanan, pelaku meminta korban agar mengadaikan Handphone merek Oppo milik korban di sebuah warung, dan setelah pulang dari Kecamatan Megang Sakti, Handphone akan ditebus.

Sesampai di Kecamatan Megang Sakti, pelaku dan korban sempat berputar-putar mengendarai sepeda motor, yang
akhirnya pelaku membawa korban ke area perkebunan karet warga.

Di tempat yang situasinya sepi, pelaku menghentikan laju kendaraan dan meminta korban turun dari sepeda motor dan keduanya sempat mengobrol.

Namun tiba – tiba pelaku meninju pipi dan perut korban hingga korban terjatuh di tanah.

Melihat korban terjatuh, pelaku langsung menaiki sepeda motor dan pergi meninggalkan korban sendirian.

Meski korban berusaha mencegah pelaku pergi, namun tidak berhasil.

Akhirnya korban melaporkan peristiwa menimpanya ke Mapolsek Megang Sakti, dengan harapan pelaku segera ditangkap.

Mendapat laporan dari korban, personil Polsek Megang Sakti langsung bergerak cepat dan melakukan penyelidikan.Sehingga didapati informasi bahwa pelaku pada Rabu (19/9) akan melaksanakan pernikahan di Desa SP 4 Kecamatan BTS Ulu Cecar.

Selanjutnya Kapolsek Megang Sakti berkoordinasi dengan Kapolsek BTS Ulu untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Pelaku berhasil diringkus dalam operasi penangkapan yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Megang Sakti AIPTU A Kurnianto beserta anggotanya dan di back up oleh Kanit Reskrim Polsek BTS Ulu IPDA Azuan dibantu anggota Reskrim Polsek BTS Ulu.

“Pelaku dapat ditangkap saat sedang perjalanan bersama keluarganya selesai melaksanakan pernikahan di SP 4 Cecar, dan akan pulang ke Desa Binjai Kecamatan Muara Kelingi. Saat melintas di depan Mapolsek BTS Ulu, kendaraan yang ditumpangi pelaku langsung dicegat oleh personil yang melakukan penghadangan,” kata Kapolsek.

“Pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolsek Megang Sakti untuk diproses sidik,” katanya.(IK)