Mengejutkan,! Inilah Pengakuan Bandit Curanmor di Lubuklinggau Setelah Diringkus Polisi

LUBUKLINGGAU – Personil Polsek Lubuklinggau Barat berhasil meringkus salah seorang pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) yang sering beroperasi di wilayah hukum Polres Lubuklinggau.

Pelaku inisial Rp alias Are (27) ini ditangkap Jum’at (19/10) sekitar pukul 02.00 WIB, saat tersangka sedang nongkrong bersama temannya di depan Masjid Sabilillah, Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

Warga jalan Letkol Atmo RT 6 Kelurahan Bandung Kiri Kecamatan Lubuklinggau Barat I ini, diringkus karena terlibat sejumlah kasus pencurian kendaraan bermotor.

Diantaranya kasus pencurian sepeda motor milik Welhendra (35) warga yang sama dengan tersangka.

Akibat ulahnya, korban mengalami kerugian berupa kehilangan satu unit sepeda motor honda Beat warna merah, yang terjadi Selasa 14 Agustus 2018 lalu sekitar pukul 04.00 WIB lalu.

Modus operandi dilakukan tersangka, yakni dengan cara mencongkel jendela depan rumah korban mengunakan obeng.

Setelah jendela berhasil dibuka, tersangka bersama temannya bernama Ojek ( buronan polisi) masuk ke dalam dan mengambil satu unit sepeda motor.

Sepeda motor hasil curian ini dibawa kerumah tersangka untuk melepaskan plat motor dan plat motor langsung dibuang di siring.

Kemudian sepeda motor dibawa Ojek teman tersangka ke arah Kecamatan Karang Jaya Kabupaten Musi Rawas Utara untuk dijual.

Dari hasil penjualan sepeda motor itu, tersangka mengaku mendapat bagian sebesar Rp 600 ribu. Uang itu langsung digunakan untuk membeli narkotika jenis sabu dan bermain di warnet.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat IPTU Sopian Hadi menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka ini setelah pihaknya melakukan penyelidikan.

Dan setelah mendapat informasi bahwa tersangka sedang nongkrong di depan Masjid Sabilillah, personil langsung melakukan penangkapan.

Dikatakan IPTU Sopian Hadi, dari hasil pemeriksaan pihaknya, Rp mengaku selain mencuri sepeda motor di rumah korban Welhendra, tersangka juga menggasak satu unit sepeda motor jenis Supra 125 X milik Dewi Sartika pada 5 September 2018 di tempat berbeda.

Selain itu lanjut Kapolsek Sopian Hadi, tersangka juga terlibat sedikitnya Tiga kasus pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil.

Kejadiannya di belakang hotel Arya Guna Kecamatan Lubuklinggau Timur I, dengan sasarannya pengendara mobil Avanza warna hitam.Dari aksinya ini tersangka berhasil menggasak sebuah tas warna abu-abu berisi uang sebesar Rp 2,8 Juta.

Kemudian di Jalan Mangga Besar Kecamatan Lubuklinggau Utara II depan SMP 8, tersangka memecahkan kaca mobil jenis carry warna merah dan berhasil menggasak dua unit handphone merek Samsung dan Oppo.

Tersangka juga memecahkan kaca mobil Agya warna Silver di belakang hotel Royal dekat kantor Lurah Jawa Kanan Kecamatan Lubuklinggau Timur I, namun tidak mendapatkan barang beharga.(IK).