Belum Sepakat Masalah Kontrak, Pemilik Lahan Hentikan Pemungsian Tower BTS di Desa Pelawe

MUSIRAWAS – Tower Base Transceiver Station (BTS) yang berfungsi memperluas jangkauan signal terletak di Dusun II Desa Pelawe Kecamatan BTS Ulu Kabupaten Musi Rawas, dihentikan pemungsiannya oleh pemilik lahan.

Alasan penghentian tower BTS beroperasi karena belum adanya kesepakatan terkait masalah kontrak lahan.

Wakil ketua BPD Desa Pelawe Rudi Hartono, Sabtu (27/10) mengatakan, penghentian pemungsian tower BTS oleh pemilik lahan Zainal Abidin ini sudah berlangsung sejak Tiga hari lalu.

Untuk itu kata Rudi, mewakili masyarakat Desa Pelawe yang sangat membutuhkan pemungsian tower ini, berharap ada penyelesaian secepatnya sehingga permasalahan ini tidak berlarut-larut.

Pembangunan Tower BTS ini jelasnya, sudah dibangun sejak sekitar Tiga bulan lalu, dan difungsikan oleh pihak Telkomsel baru sekitar satu bulan, meskipun kondisi signal masih E.

“Kami minta kepada pihak Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik Musi Rawas turun tangan menyelesaika n masalah ini,” katanya.

Selain penyelesaian permasalahan kontrak lahan jelas dia, pihaknya berharap peningkatan status jaringan menjadi 4G, mengingat jaringannya selama ini masih E.

Sementara Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Musi Rawas Muhammad Rozak melalui Kabid Infrastruktur Yudhi Cahyadi mengatakan, pihaknya akan segera berkonsultasi kepada pihak telkomsel.

“Kita segera konsultasikan kepada pihak telkomsel,” katanya.

Menurut Yudhi, pembangunan Tower BTS ini dilakukan pihak BSI untuk tower bersama, namun baru pihak telkomsel menggunakannya.(IK)