Dinilai Kurang Profesional, Warga Minta Kepala PLN Muara Beliti Diganti

MUSIRAWAS – Pemadaman listrik PLN cukup lama dan tanpa pemberitahuan kembali terjadi di Desa Leban Jaya Kecamatan Tuah Negeri Musi Rawas.

Diketahui listrik padam total sejak pukul 08.00 WIB Sabtu (10/11) hingga pukul 00.30 WIB Minggu (11/11).

Pemadaman cukup lama tanpa pemberitahuan dan informasi yang jelas dari pihak PLN mengesankan kinerja kepala PLN Ranting Muara Beliti kurang profesional dan mendesak untuk diganti.

“Seharusnya jika pemadaman berlangsung lama seperti ini, pihak PLN memberi informasi terlebih dahulu, sehingga pelanggan tidak kelabakan,” ujar salah seorang warga Leban Jaya, Teti.

Selain itu jelasnya, pihak PLN harus cepat tanggap guna mengatasi permasalahan yang terjadi.

“Bayangkan saja, listrik padam sejak pukul 08.00 WIB pagi hingga pukul 00.30 WIB dini hari tanpa pemberitahuan, membuat kita kalang kabut,” katanya.

Seharusnya kata dia, pihak PLN profesional memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, dengan memberitahukan jadwal pemadaman.

“Kalau tidak mampu lebih baik mundur saja dan diganti dengan yang benar-benar mampu,” katanya.

Senada dikatakan Agus, dia berharap pemadaman listrik dengan waktu yang lama, semestinya harus ada pemberitahuan dan alasan yang jelas penyebab pemadaman.

“Semalam listrik hidup sekitar pukul 00.30 WIB, sebelum normal, listrik beberapa kali mengalami byar pet ,” katanya.

Sementara itu kepala PLN Ranting Muara Beliti, Zera Fitrizon dikonfirmasi inilahkito.com mengatakan,pemadaman listrik itu diakibatkan karena ada batang roboh, tanpa merinci lokasinya di mana.

Namun jelasnya, setelah perbaikan selesai dan akan melakukan penormalan kembali terjadi gangguan.

Saat disinggung pihak PLN kurang profesional memberikan pelayanan, Zera balik bertanya kurang profesional yang mana.

Dikatakan dia, pemadaman yang terjadi diakibatkan gangguan alam atau cuaca yang tidak dapat diprediksi.

“Gangguan semacam ini kapan saja bisa terjadi, kecuali untuk pekerjaan pemeliharaan yang terjadwal itu selalu kita informasikan. Saya rasa info yang saya kasih ke masyarakat yang bertanya langsung, terutama ke bapak sudah sangat jelas bahkan saya lengkapi dengan foto dan evidance,” katanya.

Selain itu jelas dia, untuk mengatasi gangguan, petugas di lapangan sudah semaksimal mungkin, bahkan bekerja dari malam sampai pagi untuk percepatan pemulihan gangguan.(IK)