Setubuhi Anak Tiri, Warga Jajaran Baru I Ini Bonyok Dihakimi Massa

MUSIRAWAS – MS (40) nyaris tewas dihakimi massa.

Pasalnya warga Desa Jajaran Baru I Kecamatan Megangsakti Kabupaten Musi Rawas ini tega menyetubuhi anak tirinya dibawah umur inisial Bunga (8).

Informasi diterima inilahkito.com, perbuatan tidak pantas dilakukan seorang ayah terhadap anaknya ini terjadi Selasa (17 /7) sekira pukul 16.30 WIB.

Bermula di dalam rumah hanya ada korban dan pelaku.

Tak lama kemudian, korban bermaksud bermain keluar rumah.Namun pelaku tidak mengizinkan, malahan Bunga dipaksa berbaring di kamar.

Setelah itu pelaku melepaskan celana korban dan mencium bibir Bunga.

Tak sampai disitu, pelaku juga (maaf, red) menjilat kemaluan korban berulang-ulang. Setelan itu, pelaku membuka celana dan langsung memasukkan alat vitalnya ke alat vital korban secara paksa, serta menggerakan badannya layaknya berhubungan intim seperti orang dewasa sampai alat vital pelaku mengeluarkan sperma.

Usai disetubuhi , korban merasakan perih di bagian alat kelaminnya dan langsung buang air kecil.

Perbuatan tidak senonoh ini terkuak dua hari setelah kejadian, sekitar pukul 11.00 WIB, Kamis (19/7).

Korban menceritakan perbuatan ayah tirinya itu kepada ibu kandungnya saat korban pulang dari sekolah.

Mendengar cerita korban, ibu kandungnya melaporkan peristiwa ini ke Polsek Megang Sakti.

Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro melalui Kapolsek Megangsakti IPTU Hendrawan mengatakan, penangkapan terhadap pelaku bermula pihaknya menerima informasi dari pemerintah Desa Jajaran Baru I Kamis (15/11) sekitar pukul 17.00 WIB.

Mendapat informasi itu, Kapolsek beserta Kanit Reskrim dan jajarannya meluncur ke Desa Jajaran Baru I.

Sesampai di Desa Jajaran Baru I, ternyata pelaku sudah diamankan oleh warga.

Saat itu jelas Kapolsek, banyak warga yang emosi karena mengetahui perbuatan pelaku terhadap korban.

“Warga meluapkan emosi dengan cara melakukan pemukulan terhadap pelaku,” katanya.

Kemudian pelaku berhasil diamankan dan dibawa ke Puskesmas Megangsakti untuk mendapatkan perawatan medis.

“Pelaku saat ini sudah ditahan di Polsek Megangsakti untuk di proses sesuai hukum berlaku,”jelasnya.(IK)