60 Wartawan di Musi Rawas Ikuti Seminar Jurnalistik

MUSIRAWAS -Dinas Kominfo dan Statistik Kabupaten Musi Rawas menggelar seminar jurnalistik dengan tema “Menciptakan informasi jujur, adil dan bernilai untuk membangun daerah”.

Seminar diikuti 60 wartawan yang bertugas di Kabupaten Musi Rawas itu diselenggarakan di hotel Smart Lubuklinggau, Sabtu (8/12), dengan mendatangkan Tiga pemateri berkompeten dan andal dibidangnya.

Pembukaan kegiatan seminar ini dibuka Bupati Musi Rawas diwakili asisten II setda Kabupaten Musi Rawas H Syaiful Anwar Ibna.

Tiga pemateri diundang pihak Diskominfo dan Statistik Musi Rawas ini meliputi ketua bidang pengaduan masyarakat dan penegakan etika pers Dewan Pers Indonesia Imam Wahyudi. Kemudian Pimred Majalah Peluang H Irsyad Muchtar dan dosen UNIB Bengkulu Alfarabi yang sengaja didatangkan untuk memberi pencerahan dan memberikan asupan wawasan kepada wartawan yang bertugas di Musi Rawas.

Sementara sebagai moderator acara seminar ini yaitu ketua PWI Musi Rawas Novi Yansyah dan ketua Himpunan Jurnalis Daerah (HJD) Agus Kurniawan.

Kepala Diskominfo dan Statistik Musi Rawas M Rozak melalui Kabid Pengelolaan Informasi Publik Pangidoan Silitonga saat melaporkan kegiatan itu mengatakan, tujuan digelarnya seminar jurnalistik ini untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman melalui informasi berkualitas, jujur adil dan sehat sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Selain itu jelasnya, untuk memberikan literasi media agar mampu menyaring informasi yang mengandung hoax, kebencian dan SARA.

Pria yang akrab disapa Ucok ini menambahkan, tujuan lainnya yakni untuk mengetahui peran dan posisi media dalam memberikan informasi kepada masyarakat dalam proses membangun daerah.

“Selain itu tujuannya menjalin kerjasama antara pemerintah daerah, penegak hukum dan media massa untuk menangkal informasi hoax yang tersebar di masyarakat,” katanya.

Sementara Kadis Kominfo dan Statistik Musi Rawas M Rozak saat penutupan acara itu mengatakan, dirinya merasa bangga atas terselenggaranya kegiatan ini.

Kedepan jelasnya, kegiatan untuk menambah ilmu dan wawasan wartawan ini akan terus dilakukan.

Pada kesempatan itu, Rozak juga menyampaikan permohonan maaf, jika seminar yang dilaksanakan ini tidak bisa mengundang seluruh wartawan karena keterbatasan.

“Atas nama pemerintah daerah saya menyampaikan permohonan maaf karena keterbatasan sehingga tidak bisa mengundang seluruh wartawan.Bukan pilah pilih wartawan untuk menjadi peserta seminar , tapi memang karena keterbatasan, namun kedepan seluruh wartawan diharapkan bisa mengikuti kegiatan seminar seperti ini,” katanya.(IK)