Diterima CPNS Caleg PKS Musi Rawas Mengundurkan Diri

MUSIRAWAS – Salah seorang Calon Legislatif DPRD Kabupaten Musi Rawas dari Daerah Pemilihan ( Dapil ) 3 mengundurkan diri dari pencalonan legislatif 2019.

Pengunduran diri Caleg perempuan atas nama Mistria dari partai PKS itu karena bersangkutan diterima menjadi CPNS Kabupaten Musi Rawas.

Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Musi Rawas, Ania Trisna AD didampingi divisi SDM Syarifuddin, dikonfirmasi inilahkito. com, Kamis (24/1) diruang kerjanya membenarkan adanya pengunduran diri atas nama Mistria sebagai Caleg di Dapil 3 dari PKS itu.

Dikatakan Ania, pihaknya telah melakukan klarifikasi terhadap Mistria dan partai yang mengajukannya sebagai Caleg, pada 21 Januari 2019 lalu, termasuk juga meminta bukti kelulusan bersangkutan diterima menjadi CPNS.

Terkait masalah ini jelas Ania, berdasarkan ketentuan pasal 385 Undang – Undang Nomor 07 Tahun 2017 Pasal 35 PKPU Nomor 20 Tahun 2018 yang diubah menjadi PKPU Nomor 31 Tahun 2018 angka 1 huruf B , yang bersangkutan tidak diberikan sanksi terkait pengunduran dirinya sebagai Caleg. Hanya saja, yang bersangkutan harus melampirkan bukti yang jelas terkait alasan pengunduran dirinya.

“Yang bersangkutan kan sudah mundur dari partai. Artinya tidak memenuhi persyaratan menjadi Caleg. Disamping itu Caleg juga tidak boleh dari PNS, ” jelasnya.

Ania menambahkan, karena bersangkutan sudah masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT) Pemilihan Legislatif 2019, nomor urut bersangkutan tidak dihapus. Namun namanya dikosongkan dari DCT.

Selain itu jelas Ania, karena bersangkutan merupakan Caleg perempuan yang merupakan 30 persen keterwakilan perempuan, maka hal itu tidak mempengaruhi penempatan nomor urut.

“KPU Musi Rawas telah melakukan pleno terhadap permasalahan dan temuan ini. Namun kita juga harus memanggil pihak Bawaslu bagaimana baiknya terhadap permasalahan dan temuan ini, termasuk masalah pengunduran diri salah seorang Caleg PKS dengan alasan diterima menjadi CPNS ini, ” katanya.

Sementara itu divisi SDM KPU Musi Rawas, Syarifudin menambahkan, terkait pengunduran diri Caleg PKS ini pihaknya akan membuat pengumuman di daerah pemilihannya bahwa bersangkutan tidak lagi menjadi Caleg.

“Dan jika pada hari H nanti, jika nomor urut bersangkutan tetap dicoblos masyarakat, maka suaranya menjadi suara partai, “kata dia. (IK)