Specialis Pembobol Kotak Amal Masjid Nyaris Diamuk Massa

MUSIRAWAS- Dua orang pemuda asal Kecamatan Muara Kelingi dan Kecamatan Megangsakti Kabupaten Musi Rawas nyaris menjadi sasaran amuk massa.

Kedua pemuda bernama Asakahi (19) warga Desa Dangku Kecamatan Megangsakti dan Muhamad Aziz (18) warga Desa Karya Sakti Kecamatan Muara Kelingi ini kepergok warga usai membobol kotak amal di Masjid Nurul Huda Desa Lubuk Tua Kecamatan Muara Kelingi, Jumat (05/4) sekitar pukul 08.00 WIB.

Informasi berhasil dihimpun, modus operandi dilakukan kedua pelaku yang salah satunya masih pelajar ini, mereka menggasak uang di dalam kotak amal itu dengan cara masuk ke dalam masjid.

Setelah melihat situasi di sekitar masjid dalam kondisi sepi, mereka langsung merusak tutup kotak amal menggunakan tang dan obeng.

Naasnya, aksi kedua pelaku ini dipergoki salah satu warga yang sebelumnya sudah curiga melihat gerak-gerik pelaku.

Lalu warga meneriakan pelaku, sehingga warga masyarakat Lubuk Tua mendekati dan mengepung sehingga keduanya dapat diamankan.

Warga yang sempat geram dengan ulah dua pemuda ini nyaris menghakimi pelaku. Beruntung Sekdes Lubuk Tua langsung menenangkan warga dan berinisiatif menyerahkan keduanya ke pihak berwajib, sehingga keduanya diamankan di Mapolsek Muara Kelingi.

Menurut keterangan pelaku, pada malam sebelumnya mereka juga telah menggasak uang kotak amal di salah satu masjid di Kecamatan Megang Sakti.

Akibat perbuatan pelaku ini, pengurus Masjid Nurul Huda mengalami kerugian berupa kerusakan kotak amal terbuat dari kaca dan ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp 3 juta.

Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro melalui Kapolsek Muara Kelingi AKP Hendri Agus membenarkan pihaknya telah mengamankan kedua pelaku hasil serahan masyarakat.

Dikatakan Kapolsek, setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku mengakui telah melakukan pencurian uang kotak amal di Masjid Nurul Huda Desa Lubuk Tua dan sudah sering melakukan hal serupa sebelumnya di Masjid lainnya dalam wilayah hukum Polres Musi Rawas.

“Selain mengamankan kedua pelaku, juga disita sejumlah barang bukti berupa satu buah tas berisi satu buah tang, satu buah obeng, satu buah tang ganjip, satu unit sepeda motor digunakan pelaku dan uang pecahan senilai Rp 150 ribu,” jelasnya.(IK)