Pelajar SMP di Megangsakti ” Praktekkan ” Film Bokep Kepada Bocah SD

MUSIRAWAS – Ini peringatan bagi orangtua untuk menjaga anak-anaknya dari pengaruh konten negatif internet.

Pasalnya seorang pelajar SMP di Kecamatan Megangsakti Kabupaten Musi Rawas inisial HN (15) nekat “mempraktekan” kebiasaan buruknya menonton film bokep ( film dewasa ) kepada seorang bocah SD sebut saja Bunga (8).

Kasus persetubuhan terhadap anak dibawah umur ini awalnya terjadi pada awal Maret 2018 lalu.

Terkuaknya peristiwa tidak terpuji ini setelah adanya laporan ibu korban ke Polsek Megangsakti 3 Mei 2019.

Kronologisnya bermula pelaku sekira pukul 11.00 WIB menonton video porno melalui HP diruang tamu rumahnya sehingga menimbulkan nafsu birahi.

Pada saat bersamaan, pelaku melihat korban Bunga sedang bermain di depan rumah seorang diri, sehingga terlintas dipikiran pelaku untuk melampiaskan nafsu birahinya kepada korban.

Lalu HN menghampiri korban dan menarik tangan kanan Bunga mengajak ke rumah untuk masuk ke kamar pelaku.

Kemudian pelaku membaringkan korban dan melepas pakaian dikenakan Bunga dan juga pakaian pelaku sendiri.

Usai melepaskan pakaian, pelaku langsung naik ke tubuh korban dan memaksa memasukan penis pelaku ke kemaluan korban sampai keluar cairan sperma yang ditumpahkan diatas kasur kamar pelaku.

Sukses melancarkan aksi pertama, pelaku kembali melakukan hal serupa pada awal Juli 2018 di kebun belakang rumah tetangga pelaku. Namun aksi keduanya ini diketahui teman-teman korban.

Mengetahui aksinya diketahui teman – teman korban, pelaku sempat mengancam teman-teman korban jika memberitahukan kejadian ini kepada orang lain, maka pelaku akan meninju teman- teman korban.

Akhirnya perbuatan tersangka baru diketahui ibu korban 03 Mei 2019 dan kemudian melaporkan kejadian menimpa anaknya ke Polsek Megang Sakti.

Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro melalui Kapolsek Megangsakti IPTU Hendrawan, Rabu (15/5) membenarkan adanya laporan ibu korban terkait kasus dugaan persetubuhan terhadap anak dibawah umur dilakukan pelaku HN.

Dikatakan Kapolsek, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi – saksi, dan juga hasil Visum Et-Refertum, dirinya langsung memerintahkan Kanit Reskrim beserta anggota untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku.

” Tersangka berhasil ditangkap dirumahnya tanpa melakukan perlawanan, dan dibawa ke Polsek Megang Sakti untuk dilakukan pemeriksaan didampingi orang tua tersangka dan Penasehat Hukum,” pungkas dia.(ik)