Diduga Diterkam Harimau, Petani Karet di Muratara Tewas

MURATARA- Warga Desa Sungai Jernih Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara, Asia Juminten (61), ditemukan tak bernyawa di kebun karet mililknya.

Petani yang sehari-harinya bekerja sebagai penyadap karet ini tewas, diduga akibat diterkam harimau, Senin (17/6).

Seperti biasanya, korban setiap pagi sekitar pukul 07.00 Wib berangkat ke kebun karet miliknya untuk menyadap karet dan pulang ke rumah sekitar pukul 15.00 Wib sore. Namun hingga pukul 17.00 Wib sore kemarin, korban belum kembali ke rumah.

Mengetahui korban belum pulang seperti hari biasanya, membuat keluarga korban khawatir. Lalu keluarga korban mengajak warga menyusul korban ke kebun dan melakukan pencarian.

Sehingga pada pukul 20.00 Wib, mayat korban ditemukan dengan posisi tubuh telentang. Selain itu, sebagian tubuh korban mengalami luka robek pada bagian kepala dan pipi sebelah kiri, serta leher dalam kondisi patah.

Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro melalui Kapolsek Muara Rupit AKP Redi, Selasa (18/6) membenarkan adanya penemuan mayat petani di Desa Sungai Jernih Kecamatan Rupit diduga akibat diterkam harimau.

Dugaan korban tewas akibat diterkam harimau ini diperkuat oleh bekas cakaran dan korban terseret oleh binatang tersebut di lokasi kejadian.

“Jenazah korban sudah dikebumikan pihak keluarga di TPU Desa Sungai Jernih sekitar pukul 10.00 Wib,” kata Kapolsek.(IK)