Peserta Terbanyak Tahfidz Qur’an Sepanjang Sejarah, Mura Pecahkan Rekor MURI

MUSIRAWAS – Kabupaten Musi Rawas pecahkan rekor MURI sebagai peserta Tahfidz Qur’an jus 30 terbanyak sepanjang sejarah.

Pelaksanaan Tahfidz Qur’an di Masjid Agung Darussalam Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas, Kamis (20/6) ini, tercatat diikuti 3.162 santri, berasal dari 14 kecamatan di Kabupaten Musi Rawas.

Perwakilan dari Museum Rekor Dunia Indonesia, Triono mengatakan, Kabupaten Musi Rawas ini tercatat sebagai peserta terbanyak Tahfidz Qur’an jus 30 , karena itu berhak mendapat sertifikat MURI.

Pemecahan rekor MURI peserta Tahfidz Qur’an terbanyak sepanjang sejarah ini jelas Triono, tak lain berkat program yang dicanangkan Bupati Musi Rawas yakni mewujudkan Kabupaten Musi Rawas Darussalam Sempurna.

“Peristiwa hari ini adalah berkat Kabupaten Musi Rawas yang memberikan pembinaan penuh dalam membina masyarakatnya untuk cinta Alqur’an.Sehingga hari ini dapat memenuhi sebagai pemecah rekor Muri,” katanya.

Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan dalam sambutannya mengucapkan terimkasih dan apresiasi setinggi – tingginya atas terlaksananya kegiatan ini.

Pemecahan rekor MURI Tahfidz Alquran juz 30 ini jelas Hendra, sejalan dengan program Musi Rawas Sempurna. Dimana huruf R dari kata Sempurna ini adalah religius.

Untuk mewujudkan Musi Rawas Darussalam Sempurna tambah Hendra, telah dimulainya berbagai program. Pertama memakmurkan masjid. Untuk saat ini sudah terlihat di desa – desa bangunan masjid sebanyak 480 tersebar di 14 kecamatan semakin diperindah dan ditingkatkan. Kedua program cinta AlQur’an, dimana saat ini di desa sudah banyak tumbuh rumah taman alquran dan rumah tahfidz. Dan ketiga jelasnya, program Musi Rawas bersadaqoh salah satunya melalui Barnaz Musi Rawas.

“Berjalannya program religius ini dibuktikan dengan dilaksanakan Tahfiez Qur’an jus 30 yang pesertanya lebih dari Tiga ribu anak-anak dari 14 kecamatan di Musi Rawas,” kata dia.

Dikatakan Hendra, program Musi Rawas Darussalam Sempurna ini tak lain agar masyarakat Musi Rawas bukan saja mendapatkan kebahagiaan di dunia tapi juga di akherat.(IK)