Diimingi Rp50 Ribu, Siswi SMP di Muara Beliti Dicabuli Tukang Bangunan

MUSIRAWAS – Fery Suhaimi (37) harus rela menjalani hari -harinya di dalam penjara.

Pasalnya warga RT 09 Kelurahan Pasar Muara Beliti Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas ini diringkus petugas Reskrim Polsek Muara Beliti, lantaran diduga menyabuli siswi salah satu SMP di Muara Beliti.

Pria yang kesehariannya bekerja sebagai tukang bangunan ini dilaporkan orangtua korban ke Mapolsek Muara Beliti, dan menuntut agar tersangka ditangkap serta dihukum dengan hukuman yang setimpal.

Dugaan pencabulan dilakukan tersangka terhadap korban inisial FR (13), warga RT 10 Kelurahan Pasar Muara Beliti ini terjadi Jum’at (5/7),sekira pukul 12.00 WIB di kebun kopi milik warga Muara Beliti.

Kronologisnya bermula pelaku merayu korban serta mengimingi akan memberi uang Rp50 ribu. Kemudian korban mengajak dan menarik tangan korban ke kebun kopi milik warga RT 09 Kelurahan Pasar Muara Beliti.

Sesampai di kebun kopi, pelaku mencabuli korban dengan cara mencium pipi dan memegang buah dada serta menekan kemaluan korban menggunakan jari.

Puas melancarkan aksinya, pelaku memberikan uang sebesar Seribu rupiah kepada korban.

Akibat perbuatan pelaku, korban merasakan sakit dibagian kemaluannya dan menceritakan peristiwa dialami itu kepada ibunya.

Mendengar cerita anaknya, ibu korban langsung mengadukan ke pihak kepolisian dengan harapan pelaku segera ditangkap dan dihukum setimpal atas perbuatannya.

Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro melalui PLH Kapolsek Muara Beliti AKP Al Busro membenarkan pihaknya telah mengamankan pelaku.

Dikatakannya, setelah menerima laporan dari ibu korban, pihaknya langsung memeriksa saksi dan korban. Setelah itu jelasnya, unit Reskrim dan Piket SPK Polsek Muara Beliti langsung Lidik pelaku dengan berkoordinasi kepada Ketua RT setempat.

Setelah mendapat informasi pelaku sedang berada di rumahnya, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Pelaku berhasil diamankan tanpa melakukan perlawanan. Dari hasil introgasi pelaku mengakui perbuatannya. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan lanjut,” kata AL Busro (IK).