Dua Pelaku Jambret Ditangkap, Setelah Polisi Identifikasi Sepeda Motor

LUBUKLINGGAU – Petugas Kepolisian Sektor Lubuklinggau Barat mengamankan Dua pelaku jambret, setelah berhasil mengidentifikasi sepeda motor digunakan pelaku.

Kasus pencurian dengan kekerasan atau jambret ini terjadi di Jalan Depati Said Kecamatan Lubuklinggau Barat, Minggu (30/6) sekira pukul 17.30 WIB lalu.

Korbannya Rinda (20), warga Jalan Perumdan RT 06 Kecamatan Lubuklinggau Barat.

Kedua pelaku LW (19) dan Ag (14), merupakan warga Desa Tanjung Sanai, Kecamatan Padang Ulak Tanding Kabupaten Rejang Lebong ini ditangkap Jum’at (5/7).

Pelaku yang masih berusia belia ini berhasil merampas satu unit HP merek Vivo Y 83 milik korban.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono melalui PLH Kapolsek Lubuklinggau Barat Kompol Junaidi menjelaskan, saat itu korban sedang melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP), sementara HP diletakan di box sepeda motor yang dikendarai korban. Tiba-tiba sepeda motor korban dipepet pelaku dan langsung merampas HP.

Mengetahui dirinya menjadi korban jambret, korban langsung menjerit sembari meminta tolong.

Petugas Reskrim Polsek Lubuklinggau Barat yang sedang berpatroli langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri ke arah Kelurahan Ulak Lebar. Namun pelaku meninggalkan sepeda motornya dan melarikan diri.

Satu hari setelah kejadian, petugas megecek indentitas sepeda motor dan diketahui pemiliknya.

“Namun setelah diintrogasi, diketahui bahwa sepeda motor digunakan pelaku itu sudah
dijual di daerah Desa Tanjung sanai,” jelasnya.

Setelah diselidiki jelasnya, diketahui identitas yang membawa sepeda motor tersebut atas nama LW dan Ag.

Kemudian sekitar pukul 20.45 WIB Jum’at (5/7), didapati info bahwa kedua pelaku sedang duduk di warung Desa Tanjung Sanai, sehingga langsung dilakukan penangkapan.

“Keduanya berhasil diamankan tanpa perlawanan,” katanya.

Dikatakan Kompol Junaidi, saat dilakukan introgasi, kedua pelaku mengakui perbuatannya.

Selain mengamankan kedua pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor jenis Yamaha Mio Nopol BG 5632 HL yang digunakan pelaku untuk berbuat kejahatan.(IK)