DPO Kasus Curas Menyerahkan Diri

MURATARA – Keluarga Ari Wibowo (17), salah satu pelaku curas yang terjadi di jalan poros Desa Biaro Baru, Kecamatan Karangdapo Kabupaten Muratara menyerahkan pelaku ke Polsek Karangdapo, Minggu (7/7).

Kasus curas ini terjadi Selasa (14/5) sekira pukul 18.30 WIB, menimpa korban Nira Anisah (19), warga Kelurahan Muara Rupit Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara.

Saat menjalankan aksinya, Ari Wibowo tidak sendiri, namun bersama Dendi (35), warga Desa Aringin Kecamatan Karangdapo yang sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kronologisnya bermula korban mengendarai sepeda motor. Tiba di TKP, kendaraan korban dihadang pelaku yang saat itu mengendarai
sepeda motor Vega R.

Lalu salah seorang pelaku mengancam menggunakan senjata tajam keleher korban sembari berkata “Serahkan motor dan uangmu dan semuanya, kalau tidak kami bunuh”.

Pelaku akhirnya berhasil merampas barang milik korban berupa sepeda motor dan uang sebesar Rp10.150.000,- yang ada di dalam tas milik korban.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kekerasan dan mengalami kerugian bila ditaksir sebesar Rp22 juta, dan mengadu ke Polsek Karangdapo agar pelaku ditangkap dan diproses sesuai hukum berlaku.

Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro melalui Kapolsek AKP A Darmawan membenarkan pihaknya telah mengamankan pelaku.

Dikatakan Darmawan, setelah menerima laporan korban, Kapolsek langsung memerintahkan Kanit Reskrim dan anggota untuk melakukan penyelidikan.

Dari hasil keterangan saksi dan petunjuk jelasnya, diduga pelakunya adalah warga Desa Aringin serta langsung dilakukan pengejaran terhadap dua pelaku.

Namun kedua pelaku sempat melarikan diri, dan bersembunyi dari kejaran petugas.

Akhirnya Kapolsek mengimbau kepada keluarga pelaku agar dapat menyerahkan pelaku yang sudah diketahui identitasnya itu.

Dari hasil penggalangan ini, salah satu dari keluarga pelaku sadar hukum, dan kemudian bersedia menyerahkan pelaku Ari Wibowo ke Polsek Karangdapo.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengakui perbuatannya,” jelas Darmawan.

Untuk pelaku lainnya jelas dia, masih dilakukan pengejaran, karena bersangkutan belum bersedia untuk menyerahkan diri.(IK)