Sebelum Dihabisi, Ipung Dibius. Motifnya Sakit Hati, Karena Korban Ejek Pelaku

LUBUKLINGGAU – Kasus pembunuhan terhadap Ipung (60), warga Kelurahan Taba Jemekeh Kecamatan Lubuklinggau Timur 1 Kota Lubuklinggau, Jum’at (23/8) sekitar pukul 12.00 WIB lalu terungkap.

Berdasarkan press conference Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono, Rabu (27/8), pelaku pembunuhan terhadap pemilik Ipung salon ini diduga dilakukan Apriyanto alias Wahab alias Siska.

Dalam menjalani aksi pembunuhan tersebut, Siska ditemani dua pelaku lainnya inisial D dan R yang saat ini masih dalam kejaran polisi.

Tersangka Siska sendiri berhasil diringkus Senin malam ( 23/8), saat sedang berada di pesta orgen tunggal di kawasan Kelurahan Lubuk Aman, Kecamatan Lubuklinggau Barat.

Sebelum menghabisi nyawa korban, tersangka Siska membius korban dengan cara membekap mulut Ipung. Setelah korban tidak sadar diri, pelaku menghantam batok kepala korban menggunakan batu, lalu menggorok leher korban yang diakui pelaku menggunakan pisau dapur.

Setelah itu, ketiga pelaku menusuk bagian perut korban, sehingga mengalami luka tusuk sebanyak delapan liang.

Dikatakan AKBP Dwi Hartono, motif pembunuhan berencana yang sempat menghebohkan warga Kota Lubuklinggau ini ditenggarai karena sakit hati. Sebab sehari sebelum kejadian, korban mengejek pelaku dengan kata – kata kotor.

“Selain mengamankan tersangka Siska, juga diamankan barang bukti berupa dua bongkah batu, seutas tali plastik warna putih, dua buah gembok dan satu setel pakaian korban,” jelasnya.

Dikatakan Kapolres, Siska bakal disangkakan pasal 338 Jo 340 KUHP dengan ancaman 20 tahun penjara. (IK)