Dinding Gedung SDN Tambangan Ambruk, Waka DPRD Mura Tinjau Lokasi

Dinding Gedung SDN Tambangan Ambruk, Waka DPRD Mura Tinjau Lokasi

MUSIRAWAS- Dinding gedung SDN Tambangan Kecamatan BTS Ulu Kabupaten Musi Rawas ambruk, Jum’at malam, (28/12) sekitar pukul 00.00 WIB.

Beruntung kejadiannya pada malam hari serta Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah itu sedang libur, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Ambruknya dinding SDN tersebut diduga kuat saat pembangunannya pada 2003 lalu tidak sesuai RAB dan pengerjaannya asal-asalan.

Salah seorang guru yang mengajar di SDN tersebut Roni dikonfirmasi inilahkito.com mengatakan, gedung SDN Tambangan yang ambruk ini dibangun pada 2003 lalu saat dirinya baru beberapa bulan menjabat kepala sekolah.

“Kejadian ini sudah dilaporkan kepada pengawas dan korwil serta diteruskan ke pihak Dinas Pendidikan yang nantinya akan segera dilakukan langkah- langkah terkait ambruknya dinding sekolah ini,” kata dia.

Kepala Disdik Musi Rawas, H Irwan Evendi mengatakan pihaknya terlebih dahulu akan mengumpulkan info dari Korwil dan Kepsek terkait ambruknya dinding sekolah tersebut.

“Terimakasih atas infonya,” ujar dia singkat.

Sementara itu diinformasikan, Wakil Ketua DPRD Musi Rawas Firdaus Cik Olah setelah mengetahui peristiwa itu langsung turun ke lokasi melakukan peninjauan.

Dikatakan Firdaus, dirinya sangat menyayangkan lambannya perhatian pihak terkait terhadap kondisi bangunan yang memang tidak layak dan bangunannya sangat dekat dengan bibir sungai.

“Kami sudah menghubungi pihak Disdik, bahwa akan dibangun kembali pada 2020 mendatang,” kata dia.

Selain membangun kembali gedung sekolah, pihaknya juga meminta langsung agar dibangun pagar sekolah yang berhubung lansung dengan musi sebelum ada korban.

” Sangat memprihatinkan, sekolah tersebut bersebelahan langsung dengan bibir sungai tanpa pembatas atau pagar yang sangat riskan dan khawatir bagi anak sekolah bermain terjatuh ke sungai musi,” jelasnya.

Dirinya juga mengimbau pihak Disdik agar memperhatikan gedung sekolah yang lain, yang kemungkinan juga kondisinya seperti di Desa Tambangan.

Saat dikonfirmasi apakah ambruknya dinding sekolah tersebut disebabkan adanya faktor pembangunannya tidak sesuai RAB dan asal-asalan, Firdaus enggan memberikan tanggapan.

“Yang jelas pembangunan tersebut menurut Kepsek, terakhir renovasi di tahun 2006.

Artinya memang sudah selayaknya untuk dibangun kembali,” katanya.(IK)

Waka DPRD Musi Rawas Firdaus Cik Olah meninjau gedung sekolah SDN Tambangan yang ambruk