Hari Pertama Posko Dibuka, PWI Mura Langsung Terima Pengaduan

MUSIRAWAS – Posko Pengaduan Tahapan Pelaksanaan Pilkada 2020 yang pembukaannya secara resmi dilaksanakan hari ini, Senin (17/2) oleh PWI Musi Rawas langsung mendapat respon dari masyarakat.

Salah satunya dari Catur Handoko, warga Kecamatan Sukakarya Kabupaten Musi Rawas.

Dikatakan Catur, kedatangannya ke Posko PWI Musi Rawas, selain memberikan informasi terkait indikasi adanya kecurangan dilakukan KPU Musi Rawas saat tahapan perekrutan PPK, dirinya juga melakukan sharing kepada pengurus PWI Mura.

“Kehadiran kita ke sini untuk sharing dan berbagi informasi terkait adanya dugaan indikasi kecurangan pada tahapan perekrutan PPK di Musi Rawas,” jelasnya.

Namun tambah Catur, dirinya belum bisa secara detail membeberkan bukti – bukti dugaan kecurangan tersebut, sebelum dugaan ini dilaporkan langsung ke DKPP.

“Ada beberapa persoalan yang akan kita laporkan ke DKPP nanti, baik dugaan adanya upeti hingga bocornya soal wawancara. Buktinya ada, tapi mohon maaf belum bisa kita beberkan di sini, dan tunggu setelah saya laporkan ke pihak berwajib dan DKPP,” jelasnya.

Catur menambahkan, dirinya tidak mempermasalahkan Lima besar calon anggota PPK yang diluluskan KPU Mura, namun sistem perekrutan PPK yang dilakukan ini diduga melanggar ketentuan.

Sementara ketua PWI Musi Rawas Novi Yansyah didampingi sekretaris Jhuan Silitonga mengucapkan terimakasih kasih atas respon masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi ke PWI Musi Rawas terkait informasi penyelenggaraan Pilkada di Mura.

Pihaknya juga masih mengundang masyarakat lainnya untuk ikut berpartisipasi menyampaikan aspirasi dan informasi guna mengawal prlaksanaan Pilkada ini demi terwujudnya Pilkada bersih, berkualitas dan berintegritas (B3).(fir/IK).