Dugaan Kecurangan Perekrutan PPK di Mura, Komisioner KPU Sumsel Lakukan Supervisi dan Klarifikasi

MUSIRAWAS -Dua Komisioner KPU Sumsel Amra Muslimin, divisi sosialisasi, Paramas dan SDM beserta Hendri Almawijaya, divisi perencanaan data dan informasi, Rabu (19/2) melakukan supervisi dan klarifikasi ke KPU Musi Rawas.

Hal ini dilakukan KPU Sumsel sehubungan informasi yang mereka terima adanya indikasi dugaan kecurangan dilakukan KPU Musi Rawas terkait tahapan perekrutan anggota PPK Pilkada 2020 di Mura.

Hendri Almawijaya, yang juga koordinator wilayah (Korwil) Lubuklinggau, Musi Rawas dan Muratara mengatakan, sehubungan dengan adanya informasi yang diterima pihaknya, mereka langsung melakukan supervisi dan klarifikasi dengan memanggil pihak- pihak terkait.

Hasilnya nanti kata dia, akan diplenokan di KPU Provinsi serta untuk mengambil langkah-langkah apa saja terkait hasil supervisi dan klarifikasi tersebut.

“Jika memang ada kelalaian dan kesalahan dilakukan, tentunya akan diberikan sanksi sesuai tingkat kelalaian dan kesalahan dilakukan,” kata dia.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, seleksi perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pilkada 2020 Kabupaten Musi Rawas oleh KPU Musi Rawas diduga hanya formalitas, dan penuh rekayasa.

Indikasi tersebut berupa Lima besar yang lolos PPK disinyalir bukan berdasarkan hasil tes murni.

Selain itu, isu berkembang adanya indikasi menggunakan uang serta bocornya soal wawancara yang diduga diberikan oleh salah satu oknum untuk meluluskan titipannya.(ik)