KPU Sumsel Perintahkan KPU Mura Tindaklanjuti Seluruh Laporan, Calon PPK Tak Penuhi Syarat Harus Dicoret

MUSIRAWAS- Supervisi dan klarifikasi dilakukan Komisioner KPU Sumsel terhadap KPU Musi Rawas terkait informasi dan pengaduan masyarakat atas dugaan kecurangan perekrutan PPK, salah satunya mendesak KPU Mura segera menindaklanjuti informasi dan pengaduan tersebut.

Komisioner KPU Sumsel Korwil Lubuklinggau, Muratara dan Musi Rawas Hendri Almawijaya didampingi komisioner divisi sosialisasi, Paramas dan SDM, Amra Muslimin, Kamis ( 20/2), mengatakan, pihaknya telah mengofrontir seluruh informasi diterima pihaknya kepada KPU Musi Rawas.

Hasilnya jelas Hendri, mendesak KPU Musi Rawas untuk segera menindaklanjutinya. Salah satunya mencoret nama- nama calon PPK yang masuk Lima besar tetapi terbukti tidak memenuhi persyaratan. Misalnya karena tercatat sebagai anggota Parpol dan lain sebagainya.

“Yang terbukti tidak memenuhi syarat sebagai calon PPK, misalnya karena anggota Parpol dan lain sebagainya, kita minta untuk dicoret,” katanya.

Sementara adanya informasi soal wawancara yang diduga dibocorkan untuk meluluskan peserta diduga titipan, pihaknya mendapat keterangan dari KPU Musi Rawas bahwa soal yang beredar kepada sebagian peserta tersebut hanyalah simulasi, dan bukan materi soal yang digunakan untuk tes wawancara.

“Meski soal tersebut hanya simulasi dan sebagai contoh saja, tetap sebuah keteledoran, yang semestinya tidak boleh sampai bocor,” katanya.

Disinggung soal adanya indikasi perekrutan PPK menggunakan uang jelas Hendri, pihaknya telah memanggil pihak – pihak terkait.

“Namun sayangnya, salah satu pihak yang diundang untuk mengofrontir terkait informasi ini, tidak memenuhi panggilan,” tutupnya.

Sementara itu Ketua PWI Musi Rawas Novi Yansyah menyampaikan apresiasi atas respon cepat dilakukan KPU Sumsel untuk melakukan supervisi dan klarifikasi terkait informasi diterima.

Dikatakan dia, apa yang dilakukan PWI Musi Rawas ini bukan untuk menyudutkan KPU Mura, melainkan semata agar terciptanya penyelenggara Pilkada yang bersih, berkualitas dan berintegritas.

Ditambahkan Novi, pihaknya pun tetap akan membuka posko pengaduan ini untuk menampung seluruh informasi terkait pelaksanaan Pilkada 2020 di Musi Rawas.(IK)