KPU Mura Didesak Buktikan ke Publik, Bahwa Soal Bocor Itu Hanya Simulasi

MUSIRAWAS – KPU Musi Rawas didesak untuk membuktikan kepada publik bahwa indikasi soal wawancara PPK yang bocor ke tangan peserta itu simulasi.

Desakan ini muncul setelah adanya jawaban KPU Mura kepada KPU Provinsi yang melakukan supervisi dan klarifikasi terkait informasi adanya dugaan kecurangan pada tahapan perekrutan PPK Pilkada 2020 Kabupaten Musi Rawas.

Sebagaimana diinformasikan sebelumnya, komisoner KPU Sumsel Korwil Lubuklinggau, Musi Rawas dan Muratara, Hendri Almawijaya menjelaskan, setelah diklarifikasi pihaknya kepada KPU Mura, salah satunya terkait indikasi kebocoran soal wawancara PPK, pihaknya mendapatkan jawaban dari KPU Mura bahwa soal tersebut hanyalah simulasi.

Desakan agar KPU Mura segera membuktikan bahwa soal tersebut simulasi, salah satunya muncul dari dari salah seorang peserta,Fr (44) .

” Jika ada soal simulasi, bearti ada yang namanya ujian simulasi dalam rangka perekrutan PPK Pilkada 2020 Musi Rawas ini. Sepanjang pengetahuan saya, baru kali ini tes perekrutan PPK ada soal simulasinya yang disebar kepada peserta,” katanya.

Untuk itu dia berharap agar tidak menimbulkan asumsi negatif terhadap citra KPU Mura, alangkah baiknya jika pihak KPU bisa membuktikan kepada publik bahwa soal tersebut memang benar simulasi, dengan membandingkan soal tes wawancara yang sebenarnya,” katanya, Jumat (21/2).

Sementara itu Ketua PWI Musi Rawas mengatakan, terkait persoalan ini sebaiknya KPU Mura bisa membuktikan bahwa soal yang bocor ke tangan peserta tersebut memang simulasi.

Hal ini katanya, agar tidak menimbulkan asumsi negatif publik terhadap penyelenggara Pilkada 2020 Kabupaten Musi Rawas.(01/ik)