KPU Mura Diimbau Profesional,Terutama Verifikasi Dukungan Calon Independent

MUSIRAWAS – Puluhan aktifis GMNI dan Aliansi Pemuda, Rabu (11/3),berunjuk rasa di sekretariat KPU Musi Rawas.

Dibawah komando koordinator aksi, Reta, puluhan mahasiswa dan pemuda ini berorasi di luar gedung sekretariat.

Dikatakan Reta, pihaknya mengingatkan KPU Musi Rawas agar benar – benar menjalankan tugasnya sesuai asas KPU, yakni jujur, adil, keterbukaan, transparan serta profesional. Apalagi saat ini sedang dalam tahapan verifikasi dukungan calon independent.

“Tegakkan keadilan setegak – tegaknya. Jangan sampai kecolongan,” teriak Reta dalam orasinya.

Jadi, kata dia, harus benar – benar terbuka, dan jangan sampai data yang diverifikasi tersebut terdapat kecurangan didalamnya.

Reta menambahkan pihaknya mensinyalir ada indikasi kecurangan, khususnya dalam meminta dukungan kepada masyarakat melalui KTP fiktif.

“Dan ini saya rasa, perampasan hak masyarakat,” teriaknya.

Usai melakukan orasi, rombongan pengunjuk rasa ini diterima masuk ke ruangan rapat sekretariat KPU. Namun sayangnya kehadiran mereka hanya diterima oleh para staf masing-masing bagian di KPU dan tidak satupun diterima oleh komisoner KPU. Pasalnya saat mereka menggelar unjuk rasa, kelima komisioner sedang menjalankan tugasnya melaksanakan tes wawancara PPS di Enam Kecamatan.

Komisioner KPU Musi Rawas Divisi Teknis dan Penyelenggaraan, Apandi dikonfirmasi inilahkito.com terkait aksi tersebut menyampaikan terimakasih atas nilai kritis dan controlingnya.

” Pertama atas nama KPU Musi Rawas, kami menyampaikan terimakasih atas nilai kritis dan controlingnya,” kata dia.

Dikatakan Apandi, KPU Musi Rawas di dalam melaksanakan permin calon perseorangan, melaksanakan dengan penuh kehati-hatian dan profesional.

“Saat Permin juga, kami langsung diawasi oleh Bawaslu,” pungkasnya.(IK)