Pemdes Leban Jaya Intensifkan Penyemprotan Disinfektan

MUSIRAWAS – Pemerintah Desa Leban Jaya dikomandoi Kades Beni Afriansah bersama Babinsa, Bidan Desa dan seluruh kader kesehatan desa semakin intensif melakukan penyemprotan disinfektan.

Upaya ini dilakukan sebagai langkah antipasi serta memutus mata rantai penyebaran virus corona, khususnya di wilayah Desa Leban Jaya.

Kades Leban Jaya Beni Afriansah didampingi Sekdes Ilham, Selasa (7/4) mengatakan, pengintensifan penyemprotan ini menyusul banyaknya warga Leban Jaya yang mudik dari luar daerah. Selain itu kata dia, Leban Jaya merupakan pelintasan kendaraan dari desa – desa lainnya.

“Saat ini sudah tercatat 18 orang warga Desa Leban Jaya yang baru mudik. Diantaranya dari Pulau Jawa, seperti Jogyakarta, Jakarta dan sebagainya.Untuk itulah Kami intensifkan penyemprotan disinfektan,” kata Kades.

18 orang ini jelas Kades, sudah didata dan dilakukan pengawasan serta dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari di rumahnya masing-masing.

“Kita tidak main – main dalam memutuskan mata rantai penyebaran virus corona ini.Kita juga sudah mendirikan posko pengaduan tanggap darurat corona dan selalu menyosialisasikan terkait virus corona ini kepada masyarakat,” jelas Beni.

Selain melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh lingkungan desa tambah dia, pihaknya juga melakukan penyetopan dan dilakukan penyemprotan terhadap kendaraan dari luar daerah yang masuk ke wilayah Desa Leban Jaya ini.

Penyemprotan disinfektan ini tambah Beni, akan dilakukan setiap Minggu. Namun jika Kota Lubuklinggau nanti sudah masuk dalam kategori zona merah, pihaknya akan mengintensifkan penyemprotan dua atau tiga kali dalam seminggu.

“Kami juga mengimbau seluruh masyarakat Leban Jaya agar menggunakan masker jika keluar rumah,” katanya.

Meski demikian jelas Kades, pihaknya berharap kepada masyarakat agar tidak panik menghadapi pandemi virus corona ini, namun diimbau untuk tetap menaati aturan dan anjuran yang telah disampaikan pemerintah.

“Mari kita bersama – sama memutuskan mata rantai pandemi virus corona ini,” imbau kades.(IK)