Aksi Pencegahan Covid -19 di Leban Jaya Makin Intensif, Linmas Pun Dikerahkan 24 Jam

Kades leban jaya memimpin langsung penyemprotan disinfektan

MUSIRAWAS – Kepedulian dan keseriusan Pemerintah Desa Leban Jaya Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas memutus mata rantai penyebaran virus corona semakin diintensifkan.

Mulai dari penyemprotan disinfektan di lingkungan penduduk dan fasilitas umum, pembagian masker serta sosialisasi covid -19 terhadap masyarakat, terus dilakukan pemerintah desa setempat.

Kades leban jaya melakukan brifing kepada perangkat dan relawan covid -19 sebelum melakukan penyemprotan

Seperti hari ini Selasa (21/4), Pemerintah Desa Leban Jaya dan seluruh jajarannya beserta relawan covid desa, kembali melakukan penyemprotan disinfektan keliling desa.

Kades Leban Jaya Beni Afriansah didampingi Sekdes Ilham mengatakan, penyemprotan disinfektan hari ini merupakan yang kelima kalinya.

“Kita intensifkan penyemprotan disinfektan ini sebagai upaya melindungi masyarakat Leban Jaya dari penyebaran virus corona. Sebab saat ini di sejumlah wilayah kabupaten tetangga sudah ada yang dinyatakan positif corona dan masuk zona merah,” katanya.

Sebelum melakukan penyemprotan disinfektan, menyempatkan diri memberikan ucapan selamat HUT Musi Rawas ke 77

Selain mengintensifkan penyemprotan disinfektan, tambah Kades, upaya yang telah dilakukan pihaknya antara lain membagi sekitar 2.000 masker kepada masyarakat. Kemudian mendirikan posko penanggulangan covid -19, dan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar terhindar dari virus corona.

“Linmas, Kadus dan perangkat desa juga Kami intensifkan 24 jam, untuk memonitor warga yang pulang Kampung dan bepergian keluar daerah agar melapor ke posko penanggulangan covid dan dilakukan isolasi mandiri,” jelasnya.

Penyemprotan di lingkunan SMPN Air Lesing Desa Leban Jaya

Pihaknya juga dalam waktu dekat berencana mendirikan dua posko diperbatasan antara Desa Leban Jaya dengan desa tetangga, guna memastikan setiap warga yang keluar masuk, tidak membawa virus corona dari luar.

Kemudian jelas Kades, dirinya sudah melakukan koordinasi kepada salah satu ketua yayasan madrasah di Leban Jaya untuk menggunakan gedungnya sebagai tempat karantina bagi warga yang terindikasi atau Orang Dalam Pengawasan (ODP) setelah pulang dari melakukan perjalanan ke luar daerah Kabupaten Musi Rawas.

Upaya dilakukan ini jelas Kades tidak main – main dan semata untuk melindungi masyarakatnya agar tidak terpapar virus corona.

“Untuk itu kami juga memohon kepada masyarakat tidak main – main dan jangan menganggap enteng pandemi virus corona ini. Ikuti anjuran dan imbauan pemerintah dan bersama-sama dengan kesadaran tinggi agar dijauhkan dari virus corona ini,” pintanya.

Imbauan Kades sebelum melakukan penyemprotan disinfektan

Pantauan inilahkito.com di lapangan, penyemprotan disinfektan yang kelima kalinya ini dipimpin langsung oleh Kades Beni Afriansah didampingi Sekdes Leban Jaya, Ilham.

Tampak perangkat desa, BPD dan relawan covid tetap semangat berjibaku melakukan penyemprotan ke rumah- rumah warga. Sebelum melakukan aktifitas penyemprotan, Kades beserta perangkat dan tim relawan covid -19 menyempatkan diri memberikan ucapan selamat HUT Kabupaten Musi Rawas ke 77. Dengan harapan pada HUT ke 77 ini, Kabupaten Musi Rawas semakin maju dan sempurna serta terus membahana di seluruh persada nusantara.(IK)