Maksimal Putuskan Mata Rantai Covid -19, Inshaallah Leban Jaya Bebas Corona

Setiap kendaraan melintas dilakukan penyetopan, pengendaranya diperiksa suhu badan serta kendaraannya dilakukan penyemprotan disinfektan

MUSIRAWAS – Ikhtiar dilakukan Pemerintah Desa Leban Jaya, Kecamatan Tuah Negeri dalam memutuskan mata rantai penyebaran virus corona benar-benar maksimal.

Tak tanggung – tanggung, selain menyiapkan karantina, pembagian masker gratis dan intensif melakukan penyemprotan disinfektan, desa yang memiliki Delapan dusun ini mengaktifkan Tiga Posko pantau yang berada di setiap akses pintu masuk desa.

pemeriksaan suhu badan oleh petugas kesehatan

Keberadaan posko pantau ini bukan sekedar memeriksa suhu badan setiap pengendara yang melintas di pintu masuk desa, tapi setiap kendaraan yang melintas pun disemprot cairan disinfektan, serta diimbau menggunakan masker.

Bukan itu saja, warga yang melintas tak memiliki masker pun, diberikan masker secara gratis, baik orang dewasa maupun anak-anak.

Pembagian masker bagi pengendara yang tidak memiliki masker

Sebagaimana dikatakan Kades Leban Jaya Beni Afriansah sebelumnya, tiga titik pendirian posko pantau ini merupakan akses keluar masuk warga, baik warga dari Desa Leban Jaya maupun warga dari luar desa.

Pengaktipan tiga posko pantau ini dimulai hari ini Kamis, ( 7-5-20 ), dengan melibatkan seluruh perangkat desa, BPD, relawan covid, bidan dan kader kesehatan desa.

Melibatkan Linmas memberikan imbauan kepada pengendara yang melintas

Pantauan inilahkito.com di lapangan, setiap pengendara yang masuk ke Desa Leban Jaya dilakukan penyetopan oleh petugas piket. Mereka ini diimbau agar menggunakan masker, lalu bagi pengendara dari luar Kabupaten Musi Rawas dilakukan penyemprotan kendaraan serta pengendaranya di cek suhu badan menggunakan thermometer gun.

Pengecekan suhu badan oleh petugas kesehatan

“Upaya ini tidak lain untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus corona di Musi Rawas, khususnya di Desa Leban Jaya,” kata Kades.

Kades menambahkan, pihaknya akan terus memantau perkembangan virus ini dengan meningkatkan kewaspadaan dini, dan terus mengerahkan jajarannya untuk memberikan sosialisasi kepada warganya, terkait pencegahan virus corona ini.

” Melalui ikhtiar maksimal dilakukan ini, Inshaallah Leban Jaya terbebas dari penyebaran virus corona,” katanya.

Penyemprotan disinfektan kendaraan yang masuk le Desa Leban Jaya

Untuk itu, dia berkali- kali meminta kepada masyarakatnya agar meningkatkan kesadarannya untuk bersama – sama melawan virus corona, agar penyebarannya tidak sampai ke Desa Leban Jaya, dan menaati imbauan dan anjuran pemerintah. (IK)