Leban Jaya Tercepat di Tuah Negeri Salurkan BLT DD

Kapolsek Muara Kelingi AKP Hendrawan saat menyerahkan BLT – DD desa Leban Jaya

MUSIRAWAS – Sebanyak 144 Kepala Keluarga ( KK) di Desa Leban Jaya Kecamatan Tuah Negeri hari ini bisa langsung memanfaatkan Bantuan Langsung – Dana Desa Tunai ( BLT-DD), menyusul Pemerintah Desa setempat telah merealisasikan bantuannya untuk penanggulangan covid -19 tersebut, Kamis ( 14/5).

Penyaluran bantuan berlangsung di Balai Desa Leban Jaya ini disaksikan langsung oleh Kapolsek Muara Kelingi AKP Hendrawan, Koramil Muara Kelingi, Babinsa, Kasi PMD Kecamatan, pendamping desa dan kecamatan, BPD serta kadus se Leban Jaya.

Bagi warga yang tidak bisa datang ke Balai Desa untuk menerima BLT, langsung diantar ke rumah penerima

Bantuan ini merupakan alokasi untuk bulan April sebesar Rp 600 ribu per KK tanpa pemotongan satu rupiah pun.

Camat Tuah Negeri Christiandi melalui Kasi PMD Kecamatan Tuah Negeri, Fahmi, membenarkan bahwa Desa Leban Jaya merupakan yang pertama kali di Kecamatan Tuah Negeri yang merealisasikan BLT – DD alokasi bulan April.

” Iya, Desa Leban Jaya merupakan yang pertama merealisasikan bantuannya kepada masyarakat yang berhak menerimanya,” kata Fahmi.

Sementara Kades Leban Jaya Beni Afriansah mengatakan, dengan secepatnya direalisasikannya bantuan ini kepada masyarakat yang berhak menerimannya, masyarakat penerima bantuan ini bisa langsung memanfaatkannya.

“Ditengah pandemi covid-19 dan sebentar lagi lebaran, tentunya bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat yang berhak menerimanya,” kata Kades.

Dia menambahkan, bahwa yang terdata dan tersaring serta berhak menerima BLT ini setelah melalui musyawarah desa khusus (Musdessus) yang melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, BPD, Linmas, LPM, Bhabinsa, kadus , pendamping desa dan relawan covid -19.

“Setelah dilakukan musyawarah dan penyeleksian ketat, sehingga didapatilah data KK yang benar- benar berhak dan sesuai kriteria serta aturan yang berhak menerima BLT ini sebanyak 144 KK ,” kata dia.

Untuk itu dia berharap kepada masyarakat untuk memahami, bahwa penerima bantuan ini memang sudah ada aturan kriteria yang berhak menerimanya, dan bukan berdasarkan inisiatif kades dan perangkat desa.

Pantauan inilahkito.com di lapangan, untuk tetap menaati aturan protokol covid – 19 dan menghindari perkumpulan masyarakat, warga yang menerima bantuan ini diatur dan dipanggil bergiliran berdasarkan urutan dusun. Diketahui di desa ini memiliki delapan dusun.

Bagi penerima yang tidak dapat datang langsung ke balai desa dikarenakan sakit, bantuannya langsung diantar ke rumah bersangkutan, disaksikan oleh Kapolsek Muara Kelingi.

Untuk diketahui, 144 KK yang berhak menerima BLT- DD ini di luar KK penerima bantuan sosial lainnya. Seperti bantuan BNTP Kemensos sebanyak 61 KK, BNTP Provinsi Lima KK dan BNTP Kabupaten sebanyak 48 KK. (IK)

Tinggalkan Balasan