Camat dan Kapolsek Apresiasi Pemdes Leban Jaya, Paling Transparan Penyaluran BLT – DD

MUSIRAWAS – Camat Tuah Negeri Christiandi dan Kapolsek Muara Kelingi Iptu Hendrawan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Leban Jaya karena paling transparan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ( BLT-DD).

Apresiasi ini disampaikan Camat dan Kapolsek saat penyaluran BLT-DD tahap kedua di Balai Desa Leban Jaya, Kecamatan Tuah Negeri, Senin (15/6).

“Pemerintah Kecamatan Tuah Negeri mengucapkan terimakasih kepada pemerintah desa Leban Jaya karena menjadi desa paling transparan penyaluran BLT – DD, sehingga desa ini menjadi percontohan,” kata Christiandi.

Pada kesempatan itu, Christiandi juga bertanya langsung kepada 144 penerima BLT-DD, apakah penyaluran bantuan ini ada pemotongan dari perangkat desa.
Sebab jelas Christiandi, bantuan diberikan sebesar Rp 600 ribu setiap Kepala Keluarga yang berhak menerimanya selama Tiga bulan terhitung April hingga Juli 2020 ini tidak boleh dipotong sepeserpun.

Pertanyaan Camat Christiandi ini langsung dijawab penerima BLT – DD, bahwa tidak ada pemotongan sepeserpun dari perangkat desa.

“Untuk sementara ini BLT-DD hanya dialokasikan selama Tiga bulan, untuk selanjutnya apakah bantuan ini nanti diteruskan atau tidak, belum ada Juknisnya,” kata dia.

Pada kesempatan itu, Camat Christiandi juga mengimbau masyarakat Leban Jaya dalam menyambut new normal ini, bukan bearti penyebaran virus covid -19 sudah tidak ada lagi dan bebas melakukan apa saja.

Namun jelas dia, dalam melakukan aktifitas diimbau untuk tetap mengacu pada aturan protokol covid, diantaranya tetap cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak, serta tetap menjaga kesehatan dan imunitas tubuh.

Ditambahkan Christiandi, saat ini masjid – masjid sudah diperbolehkan untuk dibuka dan beraktifitas menjalankan ibadah, namun harus dengan tetap mengacu pada protokol covid. Khusus untuk masjid di Leban Jaya ini, Christiandi akan menyiapkan gentong peralatan cuci tangan.

Dia juga mengimbau agar mengaktifkan kembali remaja masjid guna membantu dan mengatur kegiatan di masjid, yang nantinya juga bisa bertugas mengukur suhu badan para jamaah.

“Jadi new normal ini bukan bearti kita bebas, tapi tetap beraktifitas dengan mengikuti aturan protokol covid,” jelasnya.

Senada disampaikan Kapolsek Muara Kelingi Iptu Hendrawan.
Dirinya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Leban Jaya yang telah menjadi desa paling transparan dalam penyaluran BLT- DD ini.

“Ini semua tak lepas dari berkat kerjasama Kades, BPD, perangkat desa, serta partipasi seluruh masyarakat Desa Leban Jaya” katanya.

Kepada penerima BLT – DD serta bantuan lain akibat dampak dari Covid 19 ini, dirinya mengajak untuk senantiasa bersukur.

Pada kesempatan itu, Hendrawan juga mengajak masyarakat mendukung penerapan new normal dengan melakukan aktifitas yang bermanfaat.

Aktifitas bermanfaat ini jelas Hendrawan, seperti bekerja dan sekolah.

” Untuk menikah juga dipersilahkan dengan mengikuti aturan protokol covid, tapi untuk mengadakan hajatan yang menimbulkan keramaian belum diizinkan,” terangnya.

Dia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan perkarangan rumah untuk ditanami berbagai jenis tanaman sayuran dan buah-buahan guna mendukung ketahanan pangan masyarakat.

“Tapi untuk membuka lahan, mohon untuk jangan dibakar,” imbau dia.

Terkait Kabupaten Musi Rawas yang sebentar lagi akan melaksanakan Pemilukada, Dia mengimbau masyarakat untuk mendukung pemilu damai.

“Boleh beda pilihan, tapi tetap kita jaga persatuan dan kesatuan.Siapapun yang menjadi kepala daerah, kita tetap bersaudara,” imbaunya.

Sementata Danramil Muara Kelingi Hendri S, pada kesempatan itu mengimbau kepada orang tua agar mengingatkan anaknya saat ke sekokah untuk memakai masker dan rajin cuci tangan.

Sebagaimana diketahui, penyaluran BLT -DD tahap kedua Desa Leban Jaya ini dilaksanakan di Balai Desa Leban Jaya. Hadir pada acara penyaluran BLT DD ini, seluruh perangkat desa, BPD dan pendamping desa.

Dikatakan Kades Leban Jaya Beni Afriansah, penyaluran BLT DD tahap dua ini diperuntukan bagi 144 KK yang berhak menerimanya.

“Bagi penerima yang berhalangan hadir karena sakit, kami antar langsung ke rumah bersangkutan,” kata dia.(firmansyah/ik)