H2G Jadikan Musi Rawas Sebagai Kabupaten Jargas Pertama di Indonesia

PEMERINTAH Kabupaten Musi Rawas melalui peran aktif Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan ( H2G) menargetkan seluruh kecamatan di Kabupaten Musi Rawas dapat menikmati aliran Jaringan Gas (Jargas) untuk rumah tangga.

Upaya dilakukan demi mewujudkan Musi Rawas Kabupaten Jargas pertama di Indonesia ini telah dilakukan dari jauh-jauh hari melalui pendekatan dengan Pemerintah Pusat dengan mengajukan proposal secara langsung Kepada Menteri ESDM RI pada saat itu Ignasius Jonan di Hotel Dafam Lubuklinggau dalam rangkaian kunjungan Menteri ESDM untuk meresmikan Pengoperasian Sumur Bor Air Bersih Bantuan Pemerintah Pusat di Kecamatan STL Ulu Terawas.

Proposal pengajuan untuk memenuhi target Alokasi Jargas di 14 kecamatan di seantero Bumi Lan Serasan Sekentenan sebanyak 250.000 SR (Sambungan Rumah) dan ditargetkan di tahun 2025 mendatang, minimal dapat mengcover minimal 75 persen wilayah coverage rencana Alokasi Jargas.

Pada tahun 2018, Kabupaten Musi Rawas mendapatkan Alokasi Jargas melalui Dana APBN TH 2018 dengan Jumlah Sambungan Rumah sebanyak 5.182 SR dengan rincian sebagai berikut Kecamatan Sukakarya sebanyak 3.926 SR (Sambungan Rumah), meliputi Desa Ciptodadi sebanyak 962 SR, Ciptodadi 2 sebanyak 477 SR, Sukarena sebanyak 252 SR, Rantau Alih sebanyak 249 SR, Bangun Rejo sebanyak 779 SR, Sukowarno sebanyak 448 SR, SugiWaras sebanyak 538 SR dan Desa Yudha Karya Bhakti sebanyak 251 SR. Kemudian pada tahun 2018 juga terdapat Tiga desa di Kecamatan Tuah Negeri sebanyak 1.204 SR, meliputi Desa Jaya Tunggal sebanyak 400 SR, Dharma Sakti sebanyak 371SR dan Desa Jaya Bhakti sebanyak 455 SR.

Kemudian pada 2019, pengajuan sisipan atau Program Penetrasi Jaringan Gas untuk SR yang direncanakan sebanyak 1.000 SR hingga 2.000 SR belum dapat terlaksana disebabkan tingginya defisit APBN tahun 2019, dan dianggarkan kembali pada APBN tahun 2020 melalui proses pendekatan yang panjang.

Pada tahun 2020 ini, banyak sekali pembatalan pelaksanaan kegiatan pemasangan Jargas di Seluruh wilayah kerja di Indonesia dengan berbagai alasan termasuk kondisi Pandemi COVID19. Namun atas berkat doa masyarakat Musi Rawas dan kerja AK5 Pemkab Musi Rawas, di Sumatera Selatan hanya Kabupaten Musi Rawas dan Musi Banyuasin saja yang mendapatkan alokasi pembangunan Jargas.

Rencana Pemasangan Jargas untuk Kabupaten Musi Rawas di tahun 2020 dialokasikan untuk desa dalam Kecamatan Tuah Negeri sebanyak 4.809 SR meliputi Desa Air Beliti sebanyak 524 SR,
Bamasco sebanyak 830 SR, Banpres sebanyak 814. SR, Dharma Sakti sebanyak 91 SR, Leban Jaya 854 SR, Lubuk Rumbai sebanyak 1.354 SR dan
Desa Suka Mulya sebanyak 342. SR.

Dengan penuh semangat, target kinerja ditahun berikutnya diharapkan akan lebih baik lagi seiring dengan perbaikan kondisi Sosial Ekonomi masyarakat akibat diterpa badai Pandemi Covid19. Kinerja dan etos kerja Bupati Musi Rawas beserta seluruh Perangkat Daerah yang berperan aktif mendukung terwujudnya KABUPATEN JARGAS serta Sumber daya yang ada merupakan faktor KUNCI keberhasilan menjadi Jaminan terlaksananya Program untuk Masyarakat.(rilis/ik)

Tinggalkan Balasan