Di Era Kepemimpinan H2G, Musi Rawas 100 Persen Terang Benderang

MUSIRAWAS – Program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas mewujudkan ‘Bumi Serasan Sekantenan’ terang benderang 100 persen terwujud.

Hanya empat desa dari 186 desa dan 13 Kelurahan dalam 14 kecamatan di Musi Rawas yang belum teraliri listrik PLN.Meski belum dialiri listrik PLN setiap rumah di empat desa tersebut dialiri listrik menggunakan tenaga surya bantuan Pemkab Musi Rawas.

Kepala Dinas PU CKTR-P Kabupaten Musi Rawas H Ristanto Wahyudi, mengatakan ada dua sumber listrik digunakan dalam mewujudkan Musi Rawas terang benderang, yakni dari Pembangkit Tenaga Surya (PTS) dan PLN.

“Kalau untuk rumah masyarakat semuanya sudah diterangi listrik PLN. Hanya ada Empat desa yang belum, meliputi Desa Sindang Raya, Mukti Karya, Karya Makmur dan Tri Anggun Jaya,” kata Ristanto.

Untuk tahun ini ( 2020 ), pihaknya akan menyelesaikan satu desa guna dilakukan pemasangan jaringan listrik yakni Tri Anggun Jaya. Sedangkan tiga desa lainnya, masih terkendala izin kawasan hutan lindung.

”Pembangunan jaringan listrik PLN perlu izin kementrian. Kita masih menunggu izin kementrian kehutanan karena desa itu masuk kawasan HTI. Jadi tidak bisa asal bangun, bisa salah dan melanggar hukum,” ucap Ristanto.

Sebagai wujud perhatian pemerintah kabupaten Musi Rawas jelas Ristanto, di ketiga desa yang belum dialiri listrik tersebut di setiap rumah dibantu Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

“Pemkab bantu tiap rumah PLTS agar tiap rumah tetap dapat menikmati listrik, sebagai penerangan di rumah,”jelasnya (rilis/ik)