Camat Christiandi Lanjutkan Woro – Woro, Imbau Warga Tunda Hajatan Selama PPKM

Camat Christiandi Lanjutkan Woro – Woro, Imbau Warga Tunda Hajatan Selama PPKM

MUSIRAWAS – Camat Tuah Negeri Christiandi didampingi aparat Polsek Muara Kelingi, Danramil dan Tenaga Kesehatan dari UPT Air Beliti, kembali melaksanakan woro- woro ke desa – desa dalam Kecamatan Tuah Negeri.

Jika sehari sebelumnya melaksanakan woro – woro terkait surat edaran Bupati Musi Rawas tentang PPKM level 4 di Musi Rawas ini di Sembilan desa, hari ini Rabu, (28/7), dilanjutkan di Dua desa yakni Desa Bamasco dan Leban Jaya.

Sama seperti sebelumnya, selain menyosialisasikan surat edaran Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud kepada masyarakat, Camat juga mengecek langsung posko – posko PPKM, dan menemui masyarakat yang akan menggelar hajatan agar menunda kegiatannya.

Pantauan wartawan inilahkito.com, di Desa Leban Jaya, Camat Christiandi bersama tim yang juga didampingi Kades Leban Jaya Pirdaus, langsung mengecek rumah yang dijadikan ruang isolasi yang telah disiapkan pihak desa di Dusun 8 Suban Desa Leban Jaya. Kemudian dilanjutkan menemui warga yang telah merencanakan menggelar hajatan agar ditunda selama pelaksanaan PPKM.

” Hari ini Kami melanjutkan woro – woro ke dua desa yakni Desa Bamasco dan Desa Leban Jaya. Tujuannya tidak lain memberikan imbauan secara langsung kepada masyarakat terkait surat edaran bupati tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat level 4 di Kabupaten Musi Rawas,” katanya.

Selain mengimbau masyarakat menunda menggelar hajatan katanya, dilanjutkan pengecekan terkait kesiapan rumah yang dijadikan ruang isolasi penanggulangan covid 19 dan posko PPKM.

“Kami mengimbau masyarakat Tuah Negeri agar mematuhi surat edaran bupati terkait PPKM level 4 ini, juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan serta meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT,” katanya.

Pada kesempatan itu, Camat Christiandi sempat menemui salah satu warga Desa Leban Jaya Mardiyanto, yang berencana menggelar hajatan pada 8 Agustus 2021 mendatang.

Terkait rencana warga tersebut, Camat meminta dan mengimbau agar pelaksanaannya ditunda sampai ada keputusan PPKM ini tetap dilanjut atau tidak.

“PPKM level 4 ini berlaku sampai 26 Agustus 2021, setelah itu dilakukan evaluasi apakah PPKM dilanjutkan atau tidak. Jadi Kami mohon, agar rencana pelaksanaan hajatan ini ditunda dulu,” katanya dihadapan Mardiyanto dan keluarganya yang berencana menggelar hajatan.

Camat juga menginstruksikan kades agar terus memantau kegiatan warganya, dan memberikan imbauan kepada masyarakat desanya untuk terus melaksanakan protokol kesehatan, serta mematuhi surat edaran Bupati Musi Rawas tentang PPKM level 4 ini.

Dikatakan Christiandi, jika selama diterapkannya PPKM ini ada warga yang melanggar, tentunya akan diberikan tindakan berupa sanksi, terutama dari pihak Polsek Muara Kelingi maupun Danramil yang akan melakukan pembubaran acara hajatan tersebut.

“Untuk itu sekali lagi, Kami mohon kerjasamanya dan pengertian dari warga untuk bersama-sama memutus mata rantai penyebaran covid 19 ini, demi untuk kebaikan kita bersama,” harapnya.

Sementara itu warga Desa Leban Jaya yang berencana menggelar hajatan, Mardiyanto, setelah mendengar langsung imbauan Camat Tuah Negeri Christiandi, dia berinisiatif menunda pelaksanaan resepsi persedekahan pernikahan putrinya.

“Kalau memang sudah ada aturannya seperti ini, Kami berinisiatif menunda kegiatan hajatan,” katanya.(ik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *